Konten dari Pengguna

Si Kecil Menolak Tidur Siang? Ini Solusinya

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Si Kecil Menolak Tidur Siang? Ini Solusinya
zoom-in-whitePerbesar

Si Kecil menolak tidur siang meskipun Moms tahu bahwa dia lelah? Meskipun demikian, tidur malamnya tidak ada masalah sama sekali. Apa alasan dan solusi di balik keengganan si Kecil tidur siang? Dr. William Sears dari Parenting menjawabnya.

Dr. Sears mengaku sering melihat masalah tidur siang terjadi pada bayi di usia di mana dia membutuhkan tidur siang. Bayi akan tidur nyenyak sepanjang malam, tetapi tidak bisa (atau tidak mau) tidur siang. Atau jika Moms mencoba mendorong aktivitas tidur siang, si Kecil akan terjaga lebih malam.

Kebanyakan orang tua akan segera mengorbankan tidur siang anak mereka sebagai imbalan untuk tidur malam yang nyenyak tanpa gangguan. Akan tetapi, tidur siang bermanfaat untuk pertumbuhan otak. Selama tidur siang, si Kecil menikmati sebagian besar tidur REM (Rapid Eye Movement). REM Sleep adalah jenis tidur yang mendorong relaksasi otak. Tidur siang juga mengurangi kadar hormon stres kortisol. Itulah sebabnya tidur siang adalah obat yang ideal untuk mengatasi ngambek. Bahkan, bayi berumur 6-9 bulan rata-rata memerlukan dua kali tidur siang per hari atau tidur siang dengan total sekitar tiga jam. (Patokan waktu tersebut bervariasi pada setiap bayi).

 

Cara menarik perhatian si Kecil yang tidak mau tidur siang

  • Perhatikan tanda-tanda kebutuhan si Kecil untuk tidur siangSimpan catatan tidur siang harian, dan catat bila ada sinyal yang lelah (menguap, perubahan perilaku dari aktif ke pasif, rewel, atau kelopak mata terkulai/sayu). Segera setelah Moms melihat tanda-tanda ini muncul, letakkan si Kecil di kasurnya untuk tidur siang. Jika Moms melewatkan peluang ini, dia kemungkinan akan lebih enggan untuk tidur siang. Jika Moms mencatat satu atau dua kali tanda-tanda ini muncul secara konsisten, cobalah untuk membuat dan mematuhi jadwal tidur siang. Kalau Moms bisa membawanya ke rutinitas tidur siang setiap hari yang dia harapkan, akhirnya dia akan bersedia menunggu waktu tidur siang dan tidur tanpa rewel.

  • Ikut tidur siang bersama si KecilCiptakan lingkungan tidur siang yang bisa membuat si Kecil nyaman. Pilih dua kali sehari, satu di pagi hari dan satu lagi di sore hari, saat di mana Moms paling lelah, dan tidurlah bersama si Kecil. Jika sedang menyusui, cobalah menyusui sambil tidur (nap-nursing). Hormon relaksasi yang diberikan saat menyusui akan membuat Moms ikut tertidur. Dr. Sears menyarankan para ibu baru untuk mempraktikkan nap-nursing, karena hal tersebut benar-benar memaksa Moms untuk tidur siang alih-alih menggunakan waktu itu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau tugas-tugas melelahkan lainnya. Jika Moms memberikan susu botol kepada si Kecil, nikmati kedekatan dengannya dengan cara duduk di kursi goyang. Saat dia tertidur, pindahkan dia ke tempat tidur untuk tidur siang.

  • Gendong si Kecil agar tertidurSegera setelah melihat sinyal-sinyal si Kecil mengantuk, taruh dia di gendongan selempang dan ajak dia berjalan-jalan di sekitar rumah selama beberapa menit untuk membiarkannya tertidur. Gerakan berjalan dan berada dekat dengan ibu akan membantunya tertidur lebih cepat. Jika dia bangun begitu Moms mencoba membaringkan dia, biarkan dia tertidur dalam gendongan. Berjalan-jalan sebentar sambil membiarkan si Kecil tidur siang dengan aman di gendongan dapat pula menjadi rutinitas olahraga Moms.

  • Tidur siang di perjalananBeberapa bayi senang tertidur di kursi mobil sembari mendengarkan dengung mesin. Bayi lain tertidur saat berjalan-jalan dengan menggunakan jogging stroller. Cobalah meletakkan si Kecil di kursi mobil dan kemudikanlah mobil untuk berjalan-jalan di sekitar rumah sampai dia tertidur. Setelah itu, kembalilah ke rumah untuk menyelesaikan tidur siang. Alternatif lainnya, ajak si Kecil berjalan-jalan dengan menggunakan jogging stroller selama 45 menit.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Copyright by Babyologist