Konten dari Pengguna

Si Kecil Merangkak Mundur, Normalkah?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Si Kecil Merangkak Mundur, Normalkah?

Menurut ahli kesehatan Gemma Caton, merangkak mundur pada bayi adalah normal. Ketika si Kecil belajar merangkak, dia akan memilih cara termudah untuk melakukannya.

Si Kecil mungkin merasa lengannya lebih kuat daripada kakinya. Dalam hal ini, itu akan mendorongnya untuk merangkak mundur. Banyak bayi melakukan hal ini, dan itu tidak berarti bahwa si Kecil melewatkan tahap dalam perkembangannya apabila dia tidak merangkak mundur.

Merangkak mundur mungkin tidak akan mengganggu si Kecil jika dia dapat pindah ke tempat yang diinginkannya. Saat kakinya semakin kuat, dia mungkin akan belajar merangkak ke depan sendiri.

Jika Moms ingin mendorong si Kecil untuk bergerak maju, letakkan mainan favoritnya di depannya, tepat di luar jangkauannya. Perjuangan si Kecil sampai ke sana mungkin membuatnya frustrasi. Akan tetapi, berikan dia waktu sejenak untuk mencoba meraih mainan itu tanpa bantuan Moms. Ini akan membantu memperkuat ototnya yang dia butuhkan untuk merangkak ke depan.

Adalah normal pula apabila si Kecil tidak pernah merangkak ke depan atau tidak merangkak sama sekali. Yang terpenting adalah si Kecil bergerak aktif, tak peduli bagaimana pun cara si Kecil melakukannya.

Jika si Kecil lahir lebih awal (sebelum 37 minggu kehamilan), ingatlah bahwa dia mungkin mencapai tonggak pertumbuhan merangkak ini lebih lambat daripada teman-teman sebayanya. Tetap berikan stimulasi-stimulasi kepadanya agar dia aktif bergerak. Hubungi dokter apabila si Kecil tidak menunjukkan perkembangan sesuai umurnya.