Konten dari Pengguna

Solusi Tepat Mengatasi Batuk Pilek Saat Hamil Muda

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Solusi Tepat Mengatasi Batuk Pilek Saat Hamil Muda
zoom-in-whitePerbesar

Batuk pilek saat hamil muda tidak bisa diatasi dengan mengonsumsi obat yang biasa digunakan oleh orang yang tidak sedang mengandung. Karena segala sesuatu yang dimakan dan diminum oleh ibu hamil akan berdampak pada pertumbuhan janin. Maka penting untuk mengetahui bagaimana solusi yang tepat dalam mengatasi dan mencegah batuk pilek saat hamil.

Untuk mencegah terjadinya penyakit akibat virus selama kehamilan, beberapa perilaku hidup sehat akan lebih baik dilakukan di antaranya adalah:

Istirahat yang cukup

Mengonsumsi makanan bergizi

Cuci tangan secara rutin

Olahraga teratur khusus ibu hamil

Perbanyak minum air putih

Hindari kontak langsung dengan penderita batuk pilek

Menjaga kebersihan rumah

Tips Mengatasi Batuk Pilek Saat Hamil Muda

Di minggu ke-12 masa kehamilan, organ vital bayi mulai terbentuk sehingga sangat tidak memungkinkan jika batuk pilek saat hamil muda diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Lalu bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk meringankan batuk pilek tanpa harus menggunakan obat-obatan?

Uap air panas bisa membantu melegakan sesak napas pada saat batuk pilek, dalam hal ini bumil bisa mandi dengan air hangat.

Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam dipercaya dapat meringankan batuk atau radang tenggorokan.

Oleskan balsem pada dada untuk menghangatkan dan oleskan sedikit di bagian bawah hidung untuk mengurangi hidung tersumbat.

Untuk mengurangi peradangan dan melegakan hidung tersumbat, makanlah sup ayam hangat.

Hirup inhaler atau minyak kayu putih untuk melegakan hidung dan melancarkan napas.

Minum teh rendah kafein yang ditambah dengan madu atau lemon untuk meringankan radang tenggorokan.

Ketika tidur, gunakan bantal yang ditumpuk untuk membantu posisi kepala agar lebih tinggi sehingga dapat mencegah cairan dahak mengalir yang bisa menyebabkan iritasi tenggorokan.

Jika batuk pilek saat hamil muda masih berkepanjangan meskipun sudah melakukan beberapa tips di atas, sebaiknya Moms segera memeriksakan diri untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut termasuk diberi obat yang sesuai dengan resep dokter.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.