Konten dari Pengguna

Standar Kebutuhan Cairan Bayi dan Anak-Anak

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Standar Kebutuhan Cairan Bayi dan Anak-Anak
zoom-in-whitePerbesar

Setelah berusia 6 bulan, bayi sudah diperbolehkan untuk mengonsumsi air putih. Tapi apakah ada patokannya harus minum air putih dengan jumlah tertentu?

Menurut ADA (American Dietetic Association) dan AAP (American Academy of Pediatrics), bayi berusia 6-12 bulan sebenarnya tidak membutuhkan tambahan air putih. Kebutuhan cairan cukup didapatkan dari ASI atau susu formula. Tapi jika ingin diberikan air putih juga tidak masalah. Perlu diingat bahwa air tidak memberikan kalori dan nutrisi tambahan, oleh karena itu tetap utamakan pemberian ASI/susu formula untuk memenuhi kebutuhan cairan bayi.

Patokan Kebutuhan Cairan Bayi dan Anak

Berikut ini adalah patokan kebutuhan cairan bayi dan anak yang dikeluarkan AAP:

0-6 bulan : 0,7 liter/hari. Diasumsikan bahwa cairan hanya berasal dari ASI atau sufor saja.

7-12 bulan : 0,8 liter per hari. Cairan bersumber dari ASI/sufor, MPASI.

1-3 tahun : 1,3 liter per hari. Cairan bersumber dari makanan dan minuman termasuk air putih.

4-8 tahun : 1,7 liter per hari. Cairan bersumber dari makanan dan minuman termasuk air putih.

Orang tua tetap harus memperhatikan pola buang air kecil (BAK) anak. Jika urin dan frekuensi BAK berkurang, segera konsultasikan ke dokter.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen.