Sterilisasi Botol dengan Merebus vs dengan Teknologi UV

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bayi sangat rentan akan kuman sehingga segala benda yang berhubungan langsung dengan bayi perlu disterilisasi. Sebenarnya proses steril itu ialah proses mematikan kuman melalui proses pemanasan.
Dahulu kita sering melihat ibu kita mensteril botol dengan cara merebusnya. Namun ternyata hal ini berbahaya lho Moms. Kenapa? Selain cara merebus botol sangat merepotkan, merebus botol dapat melepas zat kimia yang ada pada komponen botol tersebut. Botol pun akan cepat rusak. Merepotkan pula karena kita harus mendidihkan air, kemudian merebus lalu kita keringkan lagi yang tentu akan memakan waktu.
Nah sekarang sedang tren penggunaan UV sterilizer. Jujur, awalnya saya merasa UV sterilizer ini terlalu berlebihan karena harganya yang sangat mahal. Namun setelah saya mencobanya, ternyata sangat worth it. Pertama dari sisi efisiensi, menggunakan steril teknologi UV dapat menghemat waktu di mana saya tinggal memasukkan perlengkapan bayi yang mau disteril kemudian tekan tombol untuk memulai proses steril dan diamkan saja nanti mesin steril akan mati sendiri setelah proses selesai. Hal ini sangat berbeda dengan proses merebus botol di mana saya harus menunggu sampai perebusan selesai. Selain itu, saya tidak perlu mengelap peralatan bayi usai proses steril. Wah, pokoknya sangat hemat waktu dan tenaga.
Kedua, proses steril dengan teknologi UV mampu membunuh bakteri 99,99% dengan tidak merusak peralatan bayi. Steril dengan teknologi UV dapat dilakukan untuk hampir seluruh peralatan bahkan alat pumping. Tidak mungkin kan kita merebus pumping electric?
Jadi, ayo Moms investasi mesin steril dengan teknologi UV sterilizer demi bayi tercinta kita.
Semoga bermanfaat.
By: Selvi Edrian via Babyologist
