Stimulasi LDR untuk Kelancaran ASI

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Let-Down Reflex (LDR) merupakan kondisi di mana ASI keluar dari payudara ibu karena kerja hormon oksitosin. LDR merupakan kunci untuk aliran ASI yang lancar saat menyusui atau pumping. Menurut ahli Neuropsikologi Rusia, Ivan Pavlov, LDR termasuk "conditioned reflex" artinya refleks yang dapat terjadi karena dilatih terus-menerus.
Biasakan untuk melakukan sesuatu sebelum dan saat sedang menyusui atau pumping sebagai "Let-Down Cue"
Sebaiknya biasakan "Let-Down Cue" sejak baby masih newborn Moms, karena waktu 3 bulan pertama mungkin LDR kita masih sangat lancar karena hormon oksitosin masih kuat-kuatnya pasca persalinan. Tapi seiring berjalannya waktu, LDR ini bisa makin melemah atau berkurang. Dengan membiasakan melakukan Let-Down Cue, tubuh akan merespons untuk mengeluarkan ASI dengan cara yang sama seperti masa awal menyusui walaupun kita telah menyusui berbulan-bulan dan juga berguna buat yang pumping di tempat kerja, saat sedang tidak bersama bayi.
Contoh Let-Down Cue yang Bisa Dilakukan
Sebelum Menyusui
Mandi air hangat
Minum air hangat
Makan/minum makanan/minuman yang disukai
Memijat payudara
Pilih tempat yang nyaman dan tenang untuk menyusui
Saat Sedang Menyusui
Melakukan deep-breathing (tarik napas dalam-dalam kemudian buang)
Bernyanyi atau bersenandung
Mendengarkan musik kesukaan
Membayangkan atau mengingat hal yang menyenangkan
Sambil melakukan hal yang disenangi (misalnya menonton TV, bermain HP, membaca, dsb)
Saat Pumping di Tempat Kerja
Lihat foto-foto bayi kita
Lihat video rekaman bayi kita
Membayangkan bayi kita
Sambil melakukan hal yang disenangi (bermain HP, mendengar musik, membaca, dsb)
Sambil makan makanan kesukaan
Untuk dapat berhasil, Let-Down Cue harus dilakukan secara konsisten ya Moms. Kalau bisa di tempat yang sama. Misalnya kita sering dan nyaman duduk di pojok saat menyusui, seterusnya tetap lakukan di situ.
Semoga bermanfaat.
By: Kristiani Chen
