Stimulasi Milestone Bayi dengan Buku KIA

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pernah suatu ketika saya merasa sangat galau. Kenapa? Karena saya melihat anak seusia bayi saya sudah mampu melakukan satu tahap perkembangan. Walaupun perkembangan anak bukan suatu kompetisi, namun alangkah baiknya kita sebagai orangtua memberikan stimulasi Milestone sesuai dengan usianya agar tidak terjadi keterlambatan tumbuh kembang bayi.
Saya baca kembali buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang saya dapatkan dari Puskesmas secara gratis, sejak saya hamil. Saya membaca halaman mengenai Pemenuhan Kebutuhan Gizi dan Perkembangan Anak. Di situ dituliskan mengenai stimulasi apa yang harus diberikan oleh keluarga dan tahap perkembangan apa yang sudah harus dilalui anak sesuai dengan usianya. Sangat mudah dipahami, dan bisa kita evaluasi sendiri di rumah.
Misalnya pada usia 0-3 bulan, keluarga harus sering memeluk, menimang, menggantung benda yang mudah dilihat bayi, mengajak tersenyum, berbicara dan bernyanyi. Dengan harapan pada usia 1 bulan, bayi sudah bisa menatap ke ibu, mengeluarkan suara, tersenyum dan menggerakkan tangan serta kaki.
Dan apabila didapatkan hasil bayi belum bisa melakukan salah 1 tahap perkembangan yang diharapkan sesuai dengan usia yang dimaksud, bisa mengkonsultasikan ke dokter.
Dan sejak itu, saya sudah tidak bingung lagi akan menstimulasi apa kepada bayi saya. Sehingga saat ini, bayi saya sudah bisa melalui tahap perkembangan sesuai usianya. Saat ini saya sedang giat menelungkupkan bayi saya. Dengan harapan bayi saya bisa belajar berbalik dari telungkup ke telentang.
Semoga artikel saya bermanfaat ya.
