Konten dari Pengguna

Sudah Lama Menikah tapi Belum Hamil Juga

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hamil dan melahirkan anak adalah anugerah yang sangat ditunggu oleh setiap ibu. Namun pada kenyataannya, Sang Pencipta memiliki rencana terbaik bagi setiap HambaNya. Termasuk yang terjadi pada saya Moms.

Setelah menikah, sejujurnya saya ingin sekali bisa langsung hamil, tanpa menundanya. Melihat banyaknya teman dan keluarga yg "beruntung" bisa langsung hamil tentunya ada kecemburuan tersendiri. Namun baiknya Sang Pencipta, saya dikelilingi orang baik.yang dengan tidak mencampuri urusan soal kehamilan saya, walaupun hanya bercanda. Yaaah walaupun tidak bisa dipungkiri memang tetap akan ada orang iseng yang suka berbicara mengeluarkan kata2 yg kurang berkenan tanpa dipikirkan terleboh dahulu.

6 bulan pertama, masih santai ketika ditanya Kapan Hami;? Memasuki 1 tahun, sudah mulai risih ditanya2. 1,5 tahun, keinginan memiliki anak semakin menggebu-gebu. Mulai mencoba program hamil alami. Meminta saran dari orang2 terdekat. Namun masih saja belum hamil. Kemudian 2 tahun, kami sudah pasrah. Mungkin memang waktunya belum tepat untuk kami memliki keturunan.

2 tahun pernikahan kami memang masih LDM, hingga akhirnya dengan segala pertimbangan saya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan saya untuk ikut suami ke luar kota sambil berharap promil kita berhasil. 6 bulan bertahan sebagai ibu rumah tangga ternyata saya gak betah karena sudah terbiasa bekerja. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja kembali. 

Qadarullah, baru 1 bulan bekerja, saya hamil. Jika dipikir-pikir memang ini waktu yang sangat tepat untuk kami memiliki anak. 

Pertama, kami sudah tidak LDM lagi, sehingga suami saya bisa terus menemani sepanjang usia kehamilan. Secara keuangan pun kami sudah lebih stabil. sudah mempunyai sedikit demi sedikit tabungan. Ketiga, pekerjaan saya yg baru ini lokasinya dekat dengan rumah, beban kerja dan mobilitas tidak terlalu tinggi, fasilitasnya pun baik, sehingga saya tidak kecapekan sepanjang hamil. Terakhir, saat kami sudah ikhlas. Sang Pencipta malah memberi hadiah terindah.

Saya mengalami sendiri penantian 2 tahun itu penantian yg sangat panjang. Melihat testpack yg terus negatif, haid yang terus muncul. melihat teman lain sudah menggendong bayi lucu, dan segala pertanyaan dan nyinyiran. Bisa membuat hati kita sangat sedih. 

Tapi percayalah Moms, Rencana Tuhan adalah Rencana Terbaik, Allah akan memberikan keturunan di saat yang tepat.

Bagi Moms yang belum memiliki keturunan, jangan patah semangat. Nikmatilah masa2 bahagia berdua dengan suami, hingga nanti saatnya kebahagian Moms and Dads bertambah dengan kehadiran si Kecil.