Susu Pasteurisasi, UHT, atau Formula?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kali ini aku mau bahas susu yang dikonsumsi Praya saat ini karena Praya udah gak ASI, pilihannya adalah susu Pasteurisasi dan susu UHT (yang plain pastinya ya). Ini dipilih setelah browsing plus tanya ke dokternya Praya.
Praya juga pernah kok pakai sufor tapi setelah tahu mana yang lebih baik, akhirnya saya memilih pakai susu pasteurisasi dan susu UHT. Kalau sehari-hari Praya biasanya minum susu pasteurisasi, tapi kalau untuk travelling atau lagi keluar rumah pasti bawanya susu UHT aja biar gampang.
- Pasteurisasi (P)Susu segar yang dipanaskan dengan suhu 72 derajat Celcius selama 15 detik, fungsinya untuk mematikan sebagian mikroorganisme terutama yang menyebabkan penyakit.
- UHT (U)Susu segar yang dipanaskan dengan suhu 135-145 derajat Celcius selama 2-5 detik, fungsinya untuk membunuh semua bakteri.
- Formula (F)Susu segar dikeringkan menggunakan spray dryer / roller dryer.
Kandungan Gizi
- P: masih menjamin kandungan zat gizinya tidak banyak yang rusak.
- U: Relatif sama dengan susu segar.
- F: Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk, sehingga perlu penambahan nutrisi yang disesuaikan dengan ASI dan ditambahkan beberapa vitamin, mineral dan zat besi.
Kalau untuk susu UHT, Praya minum Ultra Mimi dan Greenfields, tapi kalau susu pasteurisasi Praya cuma pakai Greenfields.
Untuk Ultra Mimi dan Greenfields kandungan gizinya secara total kalori, lemak dan gula (kalau Ultra Mimi gulanya 0) masih banyakan Greenfields, tapi yang penting sukrosanya 0 karena yang aku tahu sukrosa itu pemicu kerusakan gigi.
Meskipun di kemasan Ultra Mimi ada tulisan untuk anak 2-6 tahun, tapi sebenarnya anak umur 1 tahun sudah boleh kok, semua susu UHT pasti tertulis seperti itu karena mendukung program pemerintah ASI harus 2 tahun.
Sudah konsultasi ke DSA?
Pastinya sudah, saran DSA Praya sih kalau anaknya pilih-pilih makanan better sufor, dan kalau makan apa aja mau, bisa minum Pasteurisasi dan UHT. Praya sih gak terlalu picky, tapi males aja makannya.
Note: setiap ibu punya pendapat masing-masing, ini cuma sharing dari saya saja. Saya bukannya anti sufor atau apa, dengan pertimbangan panjang akhirnya memutuskan pakai susu pasteurisasi dan UHT.
Semoga bermanfaat.
By: Indria Augustia via Babyologist
