Konten dari Pengguna

Takut Hamil & Melahirkan? Bisa Jadi Mengidap Tokofobia!

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fobia adalah rasa ketakutan dan kecemasan berlebihan pada suatu hal atau fenomena. Ada berbagai macam jenis Fobia, salah satunya adalah Tokofobia. Mungkin istilah ini masih asing di telinga sebagian besar masyarakat awam. Tokofobia adalah istilah untuk kecemasan dan ketakutan berlebih terhadap proses kehamilan dan persalinan. Perasaan cemas dan khawatir yang dialami saat hamil dan melahirkan mungkin terdengar normal dan dialami banyak wanita, terlebih kalau baru pertama kali. Namun jika perasaan cemas dan takut terlalu berlebih, bisa jadi itu akibat mengidap Tokofobia.

Bahkan pada beberapa kasus Tokofobia, ada beberapa wanita yang sampai memutuskan untuk tidak memiliki anak ataupun menunda berumah tangga. Diperkirakan Tokofobia diidap oleh 1 dari 10 orang wanita. Jenis Tokofobia terbagi ke dalam 2 golongan:

  1. Tokofobia Primer: Tokofobia yang terjadi pada wanita yang belum pernah melahirkan. Ketakutan mereka biasanya diakibatkan oleh pengalaman trauma dimasa lalu seperti pelecehan seksual, gangguan kecemasan/depresi. Serta memiliki pengalaman mendengar cerita, melihat atau menonton proses persalinan yang sakit, mencekam dan dramatis sehingga membayangkan proses persalinan sebagai hal yang memalukan atau berbahaya.
  2. Tokofobia Sekunder: Tokofobia yang dialami wanita yang pernah mengalami persalinan traumatis sehingga mereka takut untuk melahirkan lagi.

Cara Mengatasi Tokofobia

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi Tokofobia:

  • Sebaiknya hindari menyaksikan secara langsung proses persalinan, menonton video atau gambar-gambar yang menampilkan proses melahirkan. Karena tidak semua wanita kuat menyaksikan proses persalinan, terlebih bila proses tersebut berlangsung secara dramatis.
  • Mintalah dukungan orang terdekat baik keluarga, pasangan atau sahabat karena dukungan orang terdekat bisa menjadi obat terbaik.
  • Percaya diri dan yakinlah bahwa proses kehamilan dan persalinan tersebut akan terlewati dengan aman, tidak seseram yang Moms bayangkan. Tanamkan dalam benak bahwa Moms adalah wanita kuat yang bisa dan mampu melewatinya.
  • Carilah informasi-informasi positif sebanyak mungkin mengenai kehamilan dan persalinan. Moms bisa membaca buku, website parenting ataupun bertanya pada orang terdekat yang sudah berpengalaman. Dengan memiliki bekal pengetahuan yang positif, maka rasa takut mungkin bisa teratasi.
  • Perbanyak interaksi dan sharing dengan wanita hamil atau mereka yang memiliki bayi. Sehingga Moms akan mengetahui kebahagiaan hamil dan memiliki bayi. Tentunya hal itu akan membuat Moms semangat pula untuk memiliki anak dan mengenyahkan rasa takut berlebih terhadap kehamilan dan persalinan.
  • Konsultasi medis merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi Tokofobia. Lakukan Konseling dengan Profesional, Moms bisa menceritakan masalah dan meminta saran dari profesional untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Semoga Bermanfaat.

By: Kurniati Solekha

Copyright by Babyologist