Konten dari Pengguna

Tanda-tanda Akan Melahirkan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasti banyak yang bingung sama tanda-tanda akan lahiran itu gimana sih? apalagi ini kehamilan pertama. Pas saya hamil di minggu ke 37, saya sudah ngerasa nyeri-nyeri di perut bagian bawah, nah langsung deh mikir, jangan-jangan udah waktunya lahiran nih. Tapi pas dicek ke dokter, ternyata belum saatnya. 

Tanda-tanda mau lahir itu sebenarnya macam-macam kalau saya kemarin, pas minggu ke 38, ketuban saya pecah, dan 26.5 jam dari ketuban pecah itu, Calvin lahir.

Pada bulan akhir kehamilan, tubuh kita akan memproduksi progesteron yang bertujuan melunakkan jaringan di sekitar serviks (leher rahim yang menghubungkan uterus dan vagina) dan pelvis (panggul) untuk persiapan proses melahirkan dan pada saat itu kontraksi rahim mulai meregangkan jaringan di sekitar serviks.

Berikut beberapa tanda yang terjadi pada saat akan melahirkan:

Terasa nyeri di selangkangan Karena posisi janin yang sudah turun ke bawah, menyebabkan nyeri di skitar selangkangan, dan juga lebih sering buang air kecil dan BAB ataupun buang angin.

Sakit pada panggul dan tulang belakang Hal ini dikarnakan pergerakan janin yang menekan tulang belakang.

Keluarnya Lendir Kental Bercampur Darah Lendir tersebut adalah mucus. Selama kehamilan, bayi tersumbat dalam rahim oleh mucus (gumpalan lendir yang lengket pada leher rahim). Pada saat akan melahirkan, serviks membuka dan mucus dan darah akan keluar. 

Kontraksi Awalnya kontraksi itu kerasa sakitnya di punggung bawah, terus lama-kelamaan pindah ke bawah perut. Jadi rasanya seperti mules ketika mens dan perut terasa kenceng. Kontraksi perlahan dan muncul setiap 15-20 menit, lalu berangsur menguat dan semakin sering setiap 3-5 menit. Kalau kontraksi terjadi tiap 10 menit, sebaiknya Mom langsung ke rumah sakit.

Pecahnya Air Ketuban Ketuban pecah itu tidak kerasa apa-apa, cuma tiba-tiba rembes atau seperti menyembur. Karena membran yang membungkus ketuban itu tidak memiliki syaraf. Biasanya ketuban pecah karena ada tekanan dari kepala bayi pada mulut serviks, dan akhirnya merangsang prostaglandin yang bisa memicu kontraksi, dan pada saat bayi lahir, air ketuban itu yang akan membersihkan jalur persalinan.

Semoga bermanfaat.

By: Felicia Denisa.