Tips Anti GTM

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tips Anti GTM
Memulai masa MPASI, Moms pastinya juga akan menghadapi masa-masa GTM alias gerakan tutup mulut. Anak ogah makan, moms pun bingung dan stres. Padahal setiap anak punya hak untuk menolak makan. Nah, lho. Why?
Sebagai seorang ibu, saya juga sering mengalami masa-masa dimana si kecil benar-benar menolak makan. Terkadang tanpa saya sadari, saya menggunakan cara yang sedikit memaksa bahkan lebih emosional. Di titik itupun saya sadar, bisa-bisa si kecil jadi trauma untuk makan karena sikap saya tadi. Jangan sampai kejadian seperti itu ya moms. Lambat laun akhirnya saya menyadari bahwa setiap anak pasti punya alasan saat mereka menolak makan. Bisa jadi karena memang sudah kenyang, makanannya hambar, atau ada sedikit masalah dengan kesehatannya.
Terlepas dari itu semua, saya ingin berbagi beberapa tips agar si kecil tidak GTM:
- Jangan berikan apapun saat si kecil terbangunSalah satu faktor yang bisa menyebabkan si kecil GTM adalah terlanjur kenyang. Misalnya si kecil sudah terlanjur minum susu, makan cemilan, makan buah-buahan, dan lain sebagainya. Bahkan saya benar-benar tidak memberikan si kecil apapun selang waktu maksimal 2 jam dari tidurnya. Namun tetap berikan air putih ya moms agar si kecil tidak dehidrasi.
- Pastikan makanan si kecil memiliki rasaMungkin sebagian moms memiliki prinsip untuk tidak menggunakan gula/garam sampai umur si kecil menginjak 1 tahun. Namun pada kenyataannya si kecil butuh rasa dalam makanannya moms. Tidak sedikit dsa yang justru menganjurkan pemberian gula/garam di masa-masa mpasi selama sesuai takaran. Pernah suatu ketika saya stress melihat si kecil benar-benar menolak makan. Lalu saya tinggalkan si kecil bersama ayahnya dan saya pun mencoba menenangkan diri. Tiba-tiba suami saya nyeletuk, ‘lah makanannya hambar gini (alias gak enak), gimana mau dimakan?’. Saya pun tersentak, bagaimana mungkin si kecil memakan masakan yang orang dewasapun enggan memakannya. Sejak saat itu saya mulai memberi sedikit rasa pada makanan si kecil. Moms juga bisa menggunakan keju atau apapun untuk memberikan rasa pada makanan si kecil. Pastikan aman untuk si kecil ya moms.
- Variasikan menuSaat ini banyak menu mpasi yang mudah moms dapatkan. Salah satunya di web Babyologist sendiri. Nah, manfaatkan kemudahan informasi ini moms. Tidak perlu bingung lagi mau masak apa untuk si kecil sehingga si kecil pun tertarik mencoba menu barunya.
- Pastikan makanan si kecil tidak terlalu panasSaat ini sudah ada sendok yang bisa mengidentifikasi suhu makanan si kecil. Nah moms, jangan hanya percaya pada sendok ya. Cicipi dulu sebelum memberikannya pada si kecil. Jika terlanjur diberikan pada si kecil, bisa menyebabkan si kecil trauma bahkan menimbulkan sariawan.
- Biarkan si kecil makan sendiriKetika anak saya menolak makan, sayapun membujuknya untuk mencoba makan sendiri. Eh, ternyata cara ini berhasil moms. Si kecil pun antusias untuk mencoba makan sendiri. Triknya adalah moms bisa curi-curi waktu untuk menyuap si kecil ketika mulutnya kosong karena ada kemungkinan si kecil memilih-milih apa yang akan dimakannya terlebih dahulu. Bahkan biasanya saya membiarkan si kecil menyuap lauknya sendiri, lalu saya yang curi-curi menyuapkan nasinya sambil saya beritahu kalau nasinya juga harus dimakan.
- Sambil bermain/beraktivitasMoms percayalah si kecil juga memiliki rasa bosan dengan cara makan yang monoton. Tentunya maksud kita sebagai orangtua memang baik agar si kecil tau bagaimana cara makan yang baik dan benar. Tapi jika si kecil mulai bosan, apa kita tetap harus keras hingga membiarkannya tidak makan? Moms bisa mencoba meletakkan si kecil di highchair atau booster seat yang dihadapkan ke jendela luar, sambil menonton siaran kesayangan si kecil, atau sambil membiarkan si kecil memainkan benda kesayangannya. Dengan aktivitas itu, tanpa disadari si kecil pun lupa cara menolak makan.
- Letakkan air putih di dekat si kecil saat makanCukup letakkan ya moms, jangan langsung menawarkan minum. Bisa jadi si kecil justru terlanjur kenyang karena minum terlalu banyak. Tujuannya adalah agar si kecil leluasa minta minum ketika dibutuhkan. Bisa jadi si kecil menolak makan karena tenggorokannya terasa tidak enak/makanannya belum tertelan sepenuhnya.
- Jangan memaksa si kecil membuka mulutBiarkan si kecil membuka mulut dengan keinginannya sendiri. Pada suapan pertama mungkin butuh usaha ekstra agar si kecil mau mencoba makanannya. Pada suapan kedua, bisa jadi si kecil menolak karena memang makanan di mulutnya belum habis. Moms bisa mengajak si kecil bernyanyi atau mengobrol sehingga si kecil pun harus mengunyah makanannya segera.
- Sesuaikan takaran suapanSuapan yang terlalu banyak akan membuat mulut si kecil penuh sehingga si kecil akan sulit mengunyah. Otomatis si kecil pasti segera mengeluarkan makanannya. Reaksi moms? Pasti ingin marah melihatnya. Setiap ibu pasti ingin anaknya makan yang banyak. Tanpa disadari, suapan yang diberikan terlalu banyak. Nah moms, cobalah memberikan suapan yang sedikit namun sering sehingga si kecil tetap menikmati makanannya.
- Jangan memaksa si kecil menghabiskan porsi makanannyaPercayalah moms, si kecil paling tau kondisi perutnya sendiri. Mungkin si kecil benar-benar sudah kenyang walaupun porsi yang moms siapkan belum habis.
- Pastikan bahwa si kecil baik-baik sajaBaik dalam hal apa? Misalnya, si kecil tidak sedang ingin BAB. Jika memang iya, biarkan si kecil nyaman dengan kondisi perutnya terlebih dahulu walaupun sudah lewat jam makan. Kondisi lain, apakah si kecil sariawan? Kondisi ini pernah saya alami. Saat itu si kecil GTM berhari-hari. Padahal menu yang saya berikan adalah menu kesukaannya. Ternyata mulutnya penuh dengan sariawan. Sejak itu saya fokus untuk menyembuhkan sariawannya terlebih dahulu. Atau bisa jadi si kecil sedang tumbuh gigi? Perhatikan juga apakah si kecil sedang sakit? Jika ya, segera periksakan ke dokter ya moms.
- Last but not least, berikan makan sebelum si kecil terlanjur mengantukKalau si kecil terlanjur mengantuk, pasti akan menolak makan. Kalaupun tetap dibujuk agar makan, bisa-bisa si kecil tidur saat sedang makan. Ini pernah saya alami moms. Lucu dan gemas jadinya. Hehe.
Semua cara diatas tidak akan ada artinya tanpa kesabaran ya moms. Sulit memang tapi kita dituntut untuk terus sabar dalam menghadapi setiap tingkah polah si kecil. Cobalah tarik nafas terlebih dahulu agar moms bisa melewatinya dengan tenang. Selalu ingat bahwa anak pasti punya alasan untuk menolak makan. Cari tahu penyebabnya dan segera atasi ya moms.
