Tips ASI Lancar Setelah Beberapa Hari Stop Menyusui

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyusui adalah aktivitas terindah bagi seorang ibu untuk memenuhi hak buah hati tercinta mendapatkan asupan gizi yang luar biasa manfaatnya. Menyusui merupakan salah satu wujud cinta ibu kepada si Kecil yang dapat menciptakan bonding yang kuat antara ibu dan anak.
Saya adalah seorang ibu pekerja, sehingga peralatan pumping adalah teman setiap saat untuk tetap bisa mengASIhi. Di rumah saya lanjut menyusui secara langsung dan diteruskan dengan melakukan pumping. Kemudian saya hamil anak kedua. Di kehamilan tersebut, saya masih aktif menyusui dan pumping, hingga akhirnya saya mengalami kelelahan bekerja dan pendarahan. Oleh dokter kandungan, disarankan untuk stop menyusui dan pumping. Selama beberapa hari berat rasanya bagi saya untuk berhenti menyusui dan pumping. Badan terasa adem panas dan PD bengkak dan sakit sekali. Hingga akhirnya setelah beberapa hari, saya diperbolehkan menyusui lagi. Lalu, apakah ASI saya tetap bisa keluar? Bisa Moms, tentunya dengan usaha dan semangat yang membara dan yakin bisa terus menyusui buah hati tercinta. Bagaimana tipsnya?

Solusi ASI Lancar ala Mom Reza
Saat menyusui pertama kali setelah stop beberapa hari, ASI saya cukup lancar keluar. Masih belum ada masalah. Namun setelah pengeluaran ASI tersebut, usaha untuk menyusui langsung selanjutnya dan pumping harus ekstra lebih keras lagi. Maka solusi ASI lancar yang pertama kali dilakukan adalah massage PD dengan air hangat untuk meredakan bengkak dan nyeri.
Menyusui dan pumping berkelanjutan sampai PD benar-benar kosong dan lakukan setiap 2 jam sekali. Meskipun dirasa PD masih "lembek" seolah-olah belum terisi ASI, terus lakukan pumping meskipun hasilnya sangat sedikit.
Lakukan power pumping minimal sekali sehari. Hal ini untuk terus memicu produksi ASI dengan merangsang otak agar memerintahkan hormon-hormon tubuh memproduksi ASI. Karena telah berhenti menyusui dan pumping beberapa hari, maka power pumping harus dilakukan sesering mungkin.
Jangan sampai skip menyusui atau pumping 2 jam sekali. Jika baby tidak mau menyusu setiap 2 jam sekali, Moms bisa lakukan pumping setiap 2 jam sekali.
Solusi ASI lancar selanjutnya adalah, perbanyak minum air putih.
Makan makanan penuh gizi dan makanan yang melancarkan produksi ASI, seperti sayuran hijau, teh pelancar ASI, ataupun mengonsumsi booster ASI. Usahakan makanan yang Moms konsumsi hanyalah menu-menu sehat dan mengolahnya sampai matang ya, agar nutrisi ASI tetap terjaga.
Yakin dan optimis, serta penuh semangat dalam mengASIhi baby tercinta. Yakin bahwa ASI akan keluar lancar kembali dan sukses menyusui.
Berdoa pada Tuhan agar dicukupkan ASI kita untuk buah hati tercinta.
Selamat mencoba solusi ASI lancar di atas ya Moms, semangat MengASIhi!
Semoga bermanfaat.
By: Reza Zattira
Copyright by Babyologist
