Tips Berwisata di Candi Borobudur bersama Balita

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oktober 2019, saya dan keluarga mengunjungi salah satu candi populer di Indonesia, Borobudur. Untuk pertama kalinya saya mengajak anak-anak saya yang berumur 2,5 tahun ke candi tersebut.
Candi borobudur berada di Magelang, Jawa Tengah. Kami tiba pukul 10 siang dan anak-anak terlihat sangat antusias. Kebetulan pada saat itu, kami datang pada weekday, Kamis. Jadi suasana ramai tetapi tidak padat.
Tidak hanya panorama alam dan candi. Di sana juga terdapat spot-spot feeding binatang seperti rusa dan gajah.
Berikut informasi biaya Wisata Candi Borobudur:
Harga per-Oktober 2019
Parkir Mobil = Rp 5.000/mobil
Tiket Masuk Domestik = Rp 50.000 (anak diatas 3 tahun, masuk 1 tiket)/orang
Tiket bus TVVC = Rp 15.000/orang
Spot feeding Rusa = Rp 10.000
Spot feeding gajah = Rp 10.000
Delman/kereta kuda = Rp 100.000/delman
Anak-anak bisa bebas dalam pantauan, mereka dapat berlari-lari kecil di sepanjang arah menuju candi, karena jarak antara pintu masuk ke Candi Borobudur sangat jauh.
Beberapa tips bagi Moms yang akan membawa balita ke Borobudur, berikut beberapa tips-nya:
Parkir Dekat Pintu Exit
Untuk memudahkan saat kembali ke mobil, tetap berhati-hati dalam meninggalkan mobil Moms. Jangan tinggalkan barang berharga ataupun tas di dalam mobil, karena bisa memancing para pelaku kejahatan untuk mencuri.
Stroller
Untuk balita kesayangan, enggak mau kan melihat mereka tidak enjoy dalam wisata ini. Stroller sangat membantu Moms sekalian nih, untuk membuat mereka nyaman dan tidak capek berjalan.
Nah, karena jarak antara pintu masuk utama sampai ke dalam candi cukup jauh. Walaupun terdapat penyewaan stroller pada area parkir candi. Baiknya kita bawa sendiri stroller tersebut Moms. Lebih nyaman dan hemat pula.
Minuman & Makanan (Balita)
Masalah makanan dan minuman, selalu siapkan di wadah kedap udara dan anti-tumpah ya Moms. Untuk makanan jenis bungkusan (snack) tidak diizinkan masuk. Hanya air mineral atau botol, yang dapat diperbolehkan, demi menjaga kebersihan dan ketertiban candi.
Saat itu saya sudah menyiapkan bekal anak berupa spageti beserta air minum yang saya berikan pada saat berada di pelataran candi. . Eits, jangan lupa bersihkan jika ada makanan yang tercecer dan tetap buang sampah pada tempatnya ya Moms. Tersedia tempat sampah di sudut-sudut jalan.
Payung, Kacamata, Topi
Panas menyengat di daerah wilayah candi sangat terasa. Bawa payung untuk menghindari panas langsung ke kulit anak atau gunakan topi.
Pemakaian sunscreen khusus balita juga disarankan, dan jangan lupa sediakan kacamata hitam untuk anak-anak. Hal ini berlaku untuk Moms dan keluarga juga ya.
Selalu lindungi tubuh kita dari sengatan matahari langsung. Terlebih di siang hari.
Sepatu
Gunakan sepatu yang nyaman, ringan untuk anak. Sepatu sangat melindungi kaki anak dibandingkan dengan penggunaan sandal terbuka. Lalu untuk Moms, gunakan sepatu yang nyaman di kaki juga ya, karena di candi kita akan disuguhkan anak tangga yang cukup banyak.
Sebagai imbalannya, pemandangan yang cantik akan dilihat ketika kita berada di atas candi. Anak-anak juga bebas menyentuh bagian-bagian relief candi.
Semoga liburan Moms bersama balita menyenangkan juga ya. Wisata dalam negeri menyajikan panorama yang indah dan 'kids friendly' juga Moms. Mari berkunjung ke Candi Borobudur :)
