Konten dari Pengguna

Tips Membagi Waktu & Mengurangi Drama bagi Ibu Pekerja

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa working Mom di sini yang setelah selesai cuti lahiran dan pertama masuk kerja kembali semacam jetlag atau berdrama dan sebagainya? Tak bisa dipungkiri ya Moms, mental seorang ibu pasti akan goyah saat meninggalkan anaknya dan kembali bekerja.

Tapi bagaimana bisa mengurangi drama ini? Setelah berjalan, menurutku yang harus kita lakukan adalah:

  • Bikin simpel
  • Serba bisa
  • Gak boleh malu minta bantuan orang lain
  • Ga boleh hemat yang menjadi pelit duit
  • Ikhlas dan kurangi baper (CUEK)

Buat hidup sesimpel mungkin

Hidup cuma sekali, dan pastinya waktu itu sangat berharga. Pastikan semua waktu yang dijalanin itu bermanfaat dan menyeimbangkan urusan kantor, keluarga, anak. Sebisa mungkin, jangan dicampur adukkan semua urusan itu ya Moms. Contoh: Kerjaan kantor selesaikan di kantor jangan dibawa-bawa ke rumah, kerjaan di rumah jangan dibawa ke kantor (maksudnya fokus dulu kalau di kantor, jangan malah urusan rumah dibawa-bawa). Kitanya yang harus punya pendirian, agar semua terbagi dan happy.

Serba bisa

Ini sih untuk seluruh Moms ya, baik yang bekerja maupun tidak pastinya harus multitasking biar efisien.

Ya misal lagi nyusuin anak di rumah malam-malam pulang kerja, ya bukan diam aja, di otaknya kita bisa sambil siapin rencanain, habis anak tidur langsung siapkan menu makanan anak dan suami untuk besok pagi (kalau lupaan sambil tangannya ketik di hp apa yang mau dikerjakan).

Minta bantuan orang

Ini dalam arti karena pekerja ya tidak usah gengsi karena memang tidak semuanya bisa dilakukan sendiri, walaupun sudah multitasking. Misalnya, pasti anak dibantu jaga, baik oleh orang tua, atau ART saat kita bekerja. Balik kerja, ya syukur bisa buat makan malam tapi kalau sudah lembur apa daya jadi minta tolong suami beli lauk. Teman nawarin ada promo-promo popok, ya kalau memang sudah tidak sempat melihat-lihat boleh minta bantuan titip ke teman. Segala sesuatu pinginnya memang sendiri, tapi ada kalanya kita juga perlu bantuan.

Niatnya hemat tapi jadi pelit (Beda tipis memang Moms)

Contoh yang ku alamin: Sampai di rumah jam 8 malam, pingin main sama anak tapi mau masak. Suami bilang beli aja deh biar bisa main sama Kenzie. Dan ku berdrama: “Ah kalau beli-beli itu sayang duitnya kalau masak kan ini lebih murah.” Terjadilah bukannya hemat tapi pelit. Selisih 30 ribu tapi waktu habis di dapur, lebih baik hilang 30 ribu tapi bisa dengan anak dan suami.

Ikhlas dan kurangi baper

Ya, ini lumayan bikin tidak nyaman dihati sih buat working Moms seperti diriku.

  • Ikhlas saat ART lebih banyak waktunya bersama anak kita, dan kita hanya weekend full-time-nya . Kalau malam syukur-syukur anak belum tidur, kalaupun main hanya 1 jam.
  • Ikhlas waktu tidur yang kurang.
  • Ikhlas ga bisa santai kayak di pantai, balik kerja tiduran megang gadget tau update-update terbaru (karena sudah main dengan anak).
  • Ikhlas saat weekend anak makan sama kita gak habis, terus ART tanpa sadar menyakiti ku bilang “tumben biasanya habis Kenzie”.
  • Ikhlas saat aku pergi kerja anak baru bangun jadi bengong-bengong lihat orang tuanya pergi kerja, tapi pas malam ART-ku keluar kamar, Kenzie nangis berasa ditinggal ke mana.

Ya, tak usah drama, terima saja dan jalani dengan senyum ya Moms.

So, ini cara membagi waktunya:

Weekday: Malam sama anak walaupun cuman sejam harus dipuas-puasin ajak bercanda, mengajarkan apapun karena memang tugas orang tua ya Moms, lakukanlah aktivitas bermanfaat sebelum tidur.

Weekend: Full-time sama anak, ART istirahat dulu. Dari mandiin, suapin, main bareng, bobo bareng, jalan-jalan. Sesekali staycation di hotel sama anak, disesuaikan dengan uang dan kerjaan.

Bukan anak terus juga ya.. Suami pun harus ada waktunya.

Weekday: Saat malam sama anak, anak sudah tidur bisa komunikasi sama suami. Cerita tentang kerjaannya hari itu dan apapun yang diobrolin, pillow talk deh kalau sekarang bilangnya.

Weekend: Selain full-time dengan anak full-time juga dengan suami yah, supaya bisa terbagi waktunya semuanya happy.

Semakin menjalani, semakin dewasa menghadapinya Moms. Kita atur sebaik mungkin agar kehidupan kita ini lebih banyak senyum bahagia dan masih di batas normal dan kurang akan drama. Selain itu, foto yang kupasang adalah saat saya coba mengurangi drama Moms, photo keluarga yang bikin semua senang.

Semoga bermanfaat.

By: Zehan Haulan

Copyright by Babyologist