Konten dari Pengguna

Tips Membersihkan Kotoran Mata Bayi Dengan Benar

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hai, Moms. Kali ini saya akan membagikan tips bagaimana cara membersihkan kotoran mata bayi dengan benar. Belajar dari pengalaman saya pasca melahirkan, saya minim sekali pengetahuan soal ini. Akhirnya saya membersihkan kotoran mata yang ada pada anak saya dengan sebisanya dan hati-hati tapi berujung anak saya sempat mengalami yang banyak orang bilang "belekan". Mungkin ini karena kecerobohan saya yang tidak saya sadari. 

Sekilas memang sepertinya simpel dan mudah. Tapi ternyata kalau kita melakukannya asal-asalan dan tidak hati-hati, dikhawatirkan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Duh, jangan sampai ya Moms.Nah dibawah ini beberapa caranya ;1. Cuci tangan moms sampai bersih menggunakan sabun.2. Siapkan air hangat, kapas, dan beberapa cotton bud bersih. (Mom bisa menggunakan cottonbud berukuran besar)3. Basahi kapas atau cotton bud dengan air hangat, dan usapkan pada mata si Kecil dengan pelan-pelan.4. Ganti kapas atau cotton bud yang sudah digunakan, ulangi sampai benar-benar bersih.5. Terakhir, usap mata si Kecil dengan kapas basah sambil jari Moms sedikit memijat mata.6. Jangan gunakan handuk atau lap basah, karena bahannya yang kasar bisa melukai mata si Kecil.Sebenarnya kasus "belekan" pada mata bayi sudah banyak terjadi dan bukan kasus baru. Akan tetapi kalau kita membiarkannya terus menerus, dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan si Kecil dan akibatnya bisa fatal.Ciri-ciri "belekan" pada umumnya adalah, muncul kotoran berwarna kuning atau kehijauan, keluarnya nanah dari mata si Kecil, warna kotoran putih, mata memerah dan kelopak mata membengkak, dan yang terakhir si Kecil kesulitan membuka matanya. Jika ini terjadi berhari-hari sebaiknya segera konsultasikan ke dokter Ahlinya ya, Moms agar dapat penanganan dengan cepat.