Konten dari Pengguna

Tips Mencegah Sakit Saat Pumping

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips Mencegah Sakit Saat Pumping
zoom-in-whitePerbesar

Untuk memenuhi kebutuhan ASI si Kecil bagi Moms yang sibuk bekerja, sudah lebih mudah yaitu dengan menggunakan pumping untuk membantu menghasilkan ASI. Moms, untuk hasil pumping yang maksimal kita harus merasa nyaman saat pumping.

Tips untuk mencegah rasa sakit saat pumping

Gunakan breastpump yang sesuaiJika menggunakan breastpump manual, tarik tuas dengan lembut. Menarik tuas kuat-kuat menyebabkan hisapan terlalu kencang dan memicu rasa sakit pada puting.Jika menggunakan breastpump elektrik, pastikan suction ratenya tidak kurang dari 30 hisapan per menit. Jika kurang berarti breastpump terlalu lama menarik puting.

Atur kekuatan hisap breastpump hingga sesuaiCara ini membutuhkan trial error. Moms harus mencoba level hisap mana yang paling maksimal dalam mengeluarkan ASI sekaligus tidak membuat Moms merasa sakit. Jika level hisapan terlalu rendah, ASI yang keluar tidak maksiimal. Jika level hisapan terlalu tinggi, Moms akan merasa sakit yang akhirnya membuat ASI juga tidak maksimal keluarnya.Ada breastpump yang telah menggabung setting kecepatan dan kekuatan hisap menjadi satu (misalnya Spectra), dan ada juga yang memisahkan kedua settingan tersebut (misal Little Giant), untuk yang settingnya terpisah, yang harus Moms atur adalah suction strenghtnya, bukan suction speed. Suction speed biasanya semakin cepat semakin bagus karena menyerupai hisapan bayi yaitu 60 hisapan per menit.

Pastikan corong pasUkuran corong harus pas. Jika terlalu kecil maka akan menyebabkan rasa sakit, jika terlalu besar juga akan menyebabkan sakit karena area di luar puting ikut terhisap ke dalam corong.Cara memillih corong yang pas: pumping dulu 5 menit sampai puting mengembang kemudian ukur diameter puting dengan penggaris, tambahkan 3mm dari hasil pengukuran.

Jaga kelembapan putingBanyak yang menggunakan cara dengan mengoleskan ASI ke puting sebelum pumping. Kalau saya biasanya pakai krim lanolin. Krim lanolin aman jika termakan.

Pancing Let Down Refleks dulu sebelum pumpingLet Down Refleks (LDR) membuat ASI keluar lebih lancar sehingga tidak menimbulkan rasa sakit saat ASI dikeluarkan. Kalau saya biasanya pancing LDR ini dengan pakai mode massage di breastpump selama 1 menit baru lanjut ke mode expression.

Pasang silicone massager di corongSaya tetap pakai silicone massager saat mode expression karena empuk, jadi puting tidak langsung contact sama corong yang keras.

Pumping sebelum payudara kerasBanyak yang beranggapan payudara keras tanda ASI melimpah. Itu tidak benar ya Moms. Payudara yang keras justru aliran ASInya kurang lancar saat dipumping dan bisa menimbulkan rasa sakit.

Pastikan puting dan payudara bebas masalahMilk blister, clogged duct, dan mastitis dapat menyebabkan rasa sakit tidak hanya waktu pumping saja. Namun, jika mengalami masalah tersebut bukan berarti tidak boleh pumping, tetap pumping ya Moms untuk menjaga kuantitas ASI, tapi harus segera diatasi dan jangan dibiarkan berlarut-larut.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen