Tips Mengajak Bayi Umur 1 Bulan Datang ke Acara Resepsi Pernikahan

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tips Mengajak Bayi Umur 1 Bulan Datang ke Acara Resepsi Pernikahan
Ada mitos yang mengatakan bahwa bayi yang baru lahir tidak boleh dibawa ke sembarang tempat. Tapi akibat dari baby blues, sumpek, dan capek yang saya rasakan di awal-awal menjadi ibu, suami akhirnya mengajak saya dan Wening jalan-jalan untuk meminimalisir rasa sumpek tadi. Awalnya, kami jalan-jalan di sekitaran rumah saja. Tapi saat Wening berumur satu bulan, ada salah satu teman yang menikah. Akhirnya untuk pertama kalinya, saya dan suami mengajak Wening untuk datang ke acara resepsi pernikahan. Memang saya sempat ragu. Apa saja sih yang perlu dibawa saat mau bawa bayi ke acara resepsi pernikahan? Bagaimana cara menyiapkan anak bayi supaya tidak rewel saat datang ke acara resepsi pernikahan yang notabenenya ramai?
Memakai pakaian yang hangat dan nyaman
Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah jaket yang hangat, kaos kaki, dan selimut supaya bayi tidak masuk angin akibat perjalanan jauh. Hal ini adalah hal yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan. Walaupun di Surabaya panas, tapi angin akibat perjalanan cukup kencang. Selain jaket, baju yang dikenakan juga harus yang nyaman dan tidak bikin anak merasa gerah karena acara resepsi pernikahan yang biasanya identik dengan keramaian dan panas. Dikhawatirkan anak akan rewel apabila kepanasan.
Membawa kipas angin mini atau kipas tangan
Acara resepsi pernikahan yang ramai biasanya membuat bayi menjadi tidak nyaman karena merasa sumpek dan kepanasan. Maka dari itu, sediakan kipas angin mini atau kipas tangan untuk berjaga-jaga apabila anak kepanasan. Kipas angin mini bisa dibeli di toko terdekat maupun toko online. Kipas ini sudah banyak yang dijual dimana-mana. Praktis, mudah digunakan, dan mudah dibawa. Ada yang memakai baterai dan ada juga yang hanya perlu ditekan saja.
Membawa perlengkapan untuk menyusui
Bagi ibu yang menyusui anaknya langsung, sediakan gendongan dan apron yang nyaman untuk alat bantu menyusui. Di acara resepsi pernikahan biasanya belum tentu ada tempat duduk yang kosong jadi sediakan gendongan agar bisa menyusui leluasa sambil jalan. Apabila sewaktu-waktu anak rewel minta ASI, ibu tidak akan kerepotan. Apron sendiri digunakan agar ibu merasa nyaman menyusui di tempat umum. Selain itu, ibu juga hendaknya menggunakan baju yang cocok buat ibu menyusui, yaitu yang berkancing atau beresleting depan agar bisa lebih mudah untuk menyusui anak. Bagi ibu yang memberikan ASIP atau susu formula kepada anak, sediakan botol susu yang cukup untuk anak. Jadi apabila sewaktu-waktu anak butuh susu, Moms sudah bisa langsung memberikan botol susu. Minum susu merupakan salah satu hal yang bisa membuat bayi merasa nyaman.
Membawa perlengkapan penting lainnya
Walaupun acara resepsi pernikahan biasanya cuma sebentar, tapi tetap sediakan pampers cadangan dan tisu basah untuk berjaga-jaga apabila anak membutuhkannya. Barang-barang ini memang wajib saya bawa apabila akan mengajak Wening untuk pergi ke mana pun. Jadi akan selalu ada di dalam tas yang selalu saya bawa ketika berpergian.
Usahakan untuk mengatur waktu sebaik mungkin
Mengatur waktu saat datang ke acara resepsi pernikahan adalah hal yang terlihat sepele tapi sebenarnya sangat penting. Sebaiknya datang di waktu yang kira-kira tamu agak sepi misal tepat waktu dari jam acara atau bahkan datang mendekati akhir acara. Usahakan juga untuk tidak terlalu menghabiskan waktu yang lama saat datang ke acara resepsi pernikahan. Manfaatkan waktu sebaik mungkin termasuk untuk salaman dan berfoto dengan pengantin atau bahkan dengan teman lain. Jangan terlalu lama karena ditakutkan anak akan merasa bosan dan kelelahan.Sebenarnya boleh-boleh saja membawa anak bayi pergi kemana-mana asalkan dengan persiapan dan perhitungan yang matang. Usahakan selalu mengutamakan kenyamanan ibu dan anak agar anak merasa nyaman dan tidak rewel berada di tempat keramaian. Hal terakhir yang terpenting adalah apabila anak sudah merasa jenuh, bosan atau pun kelelahan jangan memaksakan anak untuk berlama-lama lagi, segera ajak anak pulang. Biasanya apabila anak merasa tidak nyaman, anak akan rewel bahkan ketika sudah sampai di rumah. Jadi usahakan untuk tetap menjaga kenyamanan anak.
