Konten dari Pengguna

Tips Mengatasi ASI Mampet bagi Ibu Eping

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi Moms yang merupakan ibu eping seperti saya, pasti pernah mengalami ASI mampet karena skip jadwal pumping. Hampir tiap 2 minggu sekali saya mengalami ASI mampet sehingga bisa dibilang saya cukup master dalam hal mengatasi ASI mampet.

Berikut tips mengatasi ASI mampet bagi ibu eping:

  1. Kompres Payudara dengan Air HangatKetika ASI mampet, coba ambil handuk kemudian Moms rendam di air hangat. Setelah itu letakkan handuk hangat tersebut di payudara Moms khususnya bagian puting. Kenapa puting? Karena ketika Moms merasa payudara penuh namun ASI tidak bisa keluar, kemungkinan karena adanya penyumbatan di pori-pori puting akibat tumpukan ASI. Moms bisa lakukan ini sebelum memompa ASI agar pori-pori puting terbuka.
  1. Mandi Air HangatHal ini sangat berpengaruh bagi saya ketika ASI mampet. Mungkin dengan mandi air hangat, tubuh menjadi lebih rileks dan secara tidak langsung membuka pori-pori puting.
  1. Pijat PayudaraSebelum memompa ASI, pijat payudara Moms dengan agak sedikit ditekan. Grinjilan di payudara usahakan dipijat terus sampai agak menghilang. Kemudian Moms pencet-pencet bagian puting sampai ASI keluar setetes demi setetes.
  1. Minum Air HangatSebelum pumping, coba Moms minum air hangat sebanyak 2 gelas.
  1. Minum ASI BoosterSaya merekomendasikan Herbs of Gold Breastfeeding Support guna meningkatkan produksi ASI dan mengencerkan ASI. Kok encer? Karena ketika ASImu mampet, lebih mudah dikeluarkan dalam keadaan encer dibanding dalam keadaan kental. Ketika ASI Moms sudah lancar, baru Moms minum booster lain yang mengentalkan seperti Blackmores Pregnancy and Breastfeeding.
  1. Terus PompaJangan putus harapan untuk memompa. Terus pompa meski setetes saja yang keluar. Hal ini akan merangsang keluarnya ASI.