Tips Mengatasi Sariawan Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sariawan bisa menyerang siapa saja baik orang dewasa ataupun anak-anak. Jika sariawan datang, biasanya nafsu makan akan berkurang karena menahan rasa sakit di bagian mulut dan lidah. Sebagaimana yang terjadi pada orang dewasa, sariawan pada bayi tidak boleh dianggap sepele karena bisa mempengaruhi kesehatannya. Untuk itu, perlu Moms ketahui bagaimana mengatasi sariawan anak berikut ini.
Madu
Madu adalah obat alami sariawan. Jika si Kecil sudah balita, oleskan madu pada bagian yang terkena sariawan selama 4 hari berturut-turut. Madu berfungsi sebagai anti radang dan bakteri yang manjur untuk mengobati sariawan. Namun, jangan berikan madu pada bayi yang masih muda untuk menghindari komplikasi botulisme bayi.
Air garam
Minta si Kecil untuk kumur-kumur air garam sekitar 1-2 menit. Air garam mirip dengan madu yang memiliki sifat anti peradangan dan anti bakteri yang akan membantu menyembuhkan sariawan.
Selain itu, air garam juga akan mencegah terjadinya infeksi pada mulut. Buatlah larutan garam dengan ukuran 1 gelas air hangat dicampurkan dengan ½ sendok teh garam.
Minyak kelapa
Moms juga bisa menggunakan minyak kelapa sebagai obat untuk mengatasi sariawan si Kecil. Oleskan minyak kelapa di bagian yang terkena sariawan. Moms bahkan dapat mencampurkannya dengan madu. Madu lebih disukai anak-anak karena rasanya manis.
Lidah buaya
Lidah buaya berkhasiat sebagai penangkal panas dalam yang bisa menyebabkan dan memperparah kondisi sariawan. Ambil lidah buaya kemudian cuci bersih dan oleskan getahnya pada bagian mulut yang terkena sariawan. Lakukan hingga beberapa hari sampai sakit sariawan pada bayi berkurang.
Es batu
Kompres bagian yang tumbuh sariawan dengan menggunakan es batu. Es batu akan membantu mengempiskan sariawan dan mengurangi rasa sakit.
Obat-obatan
Ibuprofen dan antasida cair bisa digunakan untuk mengatasi sariawan yang terjadi pada anak. Hanya saja, harus diingat ibuprofen tidak dianjurkan untuk anak di bawah 6 bulan. Sementara itu, antasida baru boleh dikonsumsi jika anak sudah berusia 4 tahun atau lebih.
Mencegah Sariawan Datang Kembali
Hindari makan makanan asam
Saat sariawan datang, jangan makan makanan yang rasanya asam karena bisa merusak jaringan lunak pada mulut dan memperparah sariawan. Lebih baik pilihlah makanan dengan menu sayuran hijau atau minum susu, teh, air kelapa.
Jaga kebersihan mulut
Sariawan bisa datang karena kondisi mulut penuh dengan bakteri dari makanan. Untuk menghindari terjadinya sariawan, jagalah selalu kebersihan mulut si Kecil dengan rajin menyikat gigi. Sikat gigi setiap selesai makan agar sisa makanan yang menempel bisa dibersihkan dan tidak mengundang bakteri.
Konsumsi makanan bergizi
Kasus sariawan pada bayi juga bisa dicegah dengan memberikan mereka asupan makanan bergizi. Makanan kaya zat besi, zinc, asam folat dan vitamin B12 sangat bagus untuk mencegah datangnya sariawan.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist
