Tips Penyimpanan Bahan MPASI untuk Working Mom: Teknik Blansir

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sekarang saya mau share bagaimana cara agar sayur, daging atau udang bisa tahan lama. Dari pengalaman saya sebagai working mom, ini berguna sekali karena saya hanya bisa seminggu sekali belanja bahan-bahan untuk MPASI heidy. Nah kalau sudah belanja untuk seminggu, bahan-bahan tersebut tidak akan tahan lama walaupun di simpan di kulkas ya. Nah, saya juga akhirnya belajar gimana caranya supaya bahan-bahan yang sudah dibeli gak kebuang sia-sia. Saya baca sana sini ketemulah teknik blansir ini. Yuk, sebagai mama kita harus belajar terus untuk memberikan yang terbaik buat anak kita
Cara blansir:
- Cuci bersih semua sayur atau bahan MPASI.
- Potong-potong (kalau saya potong kotak-kotak supaya gampang untuk atur perporsinya).
- Kukus semua bahan kurang lebih 3-5 menit.
- Setelah itu segera angkat dan pindahkan ke dalam mangkok atau baskom air es. Dan biarkan selama kurang lebih 3-5 menit.
Prinsipnya waktu yang dipakai untuk mengukus harus sama dengan waktu ketika direndam di air es. Ini penting ya Moms.
Teknik blansir ini berguna untuk menghentikan proses pematangan (dari yang dikukus), juga mematikan kuman-kuman atau bakteri. Jadi bahan-bahan MPASI tidak akan berubah warna atau tekstur. Maksudnya misal sayur brokoli, kalau diblansir warnanya akan tetap hijau tidak seperti ketika dibiarkan di dalam kulkas atau dibiarkan matang lalu disimpan.
Setelah selesai, pisahkan sesuai porsi tiap kali makan, jangan lupa beri tanggal ya Moms. Setelah itu, bisa disimpan di freezer
Dengan teknik ini bahan-bahan MPASI bisa bertahan sampai 2 minggu, mungkin juga bisa lebih, tapi saya pakai tidak kurang dari 2 minggu. Ini lumayan membantu saya saat harus menyiapkan MPASI Heidy di hari kerja.
Semoga bermanfaat.
By: Lasmaria Simanungkalit
Copyright by Babyologist
