Konten dari Pengguna

Bagi Moms yang Bekerja, Ini Tips Memberikan ASI untuk si Kecil

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Menyusui  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
com-Menyusui (Foto: Thinkstock)

Dapat memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bagi si kecil tentunya menjadi keinginan setiap Moms. Akan tetapi, bagi sebagian Moms memberikan ASI tidaklah mudah, terutama bagi Moms yang bekerja. Oleh karenanya, berikut ini adalah tips-tips bagi Moms yang bekerja agar dapat sukses memberikan ASI:

Menabung ASI

Di saat Moms mendapat jatah cuti melahirkan, maksimalkan hal tersebut untuk direct breastfeeding (memberikan ASI secara langsung) sesering mungkin, dan pumping (memompa) ASI serajin mungkin agar hasilnya dapat disimpan untuk stok ASI saat Moms mulai bekerja.

Memompa ASI

Tentunya di saat bekerja, Moms harus rajin memompa ASI. Lebih baik lagi, sempatkan diri untuk pumping paling tidak 3 kali selama berada di kantor. Hal ini dilakukan untuk memastikan demand ASI tetap terjaga, sehingga kuantitas yang dihasilkan tetap baik dan tidak menurun.

Sebelum dan setelah bekerja pun sebaiknya Moms kembali memaksimalkan kegiatan menyusui secara langsung kepada si kecil karena, bagaimanapun juga, menyusui langsung dengan durasi yang sering adalah cara yang paling efektif untuk menjaga kuantitas ASI.

Memilih yang Cocok untuk Anda

Breast Pump (Pompa ASI): Pilih pompa ASI yang nyaman digunakan, beberapa Moms ada yang lebih menyukai manual tapi banyak juga yang lebih memilih elektrik karena penggunaan manual biasanya akan terasa lebih melelahkan dan lebih lama.

Apron menyusui: Pilih apron dengan bahan yang adem dan tidak berat guna menambah kenyamanan Moms. Sekarang ini, tersedia apron dengan kerah bulat yang dapat menutupi, baik bagian depan maupun belakang, sehingga tidak mudah tersingkap atau terbuka.

Kantong dan Botol ASI: Bawa kantong ASI atau botol kaca secukupnya untuk menyimpan hasil memompa ASI Moms di kantor.

Cooler bag & Ice Gel: peralatan ini berguna untuk menjaga suhu ASI yang Moms bawa dari kantor. Dengan suhu yang terjaga, kualitas ASI juga jadi akan terjaga. Moms dapat memilih berbagai model tas sesuai selera Moms, baik dari model maupun kegunaannya.

Memilih Metode yang Cocok

Pelajari cara memerah ASI yang benar, penggunaan metode “marmet” (memerah ASI dengan tangan), akan dapat membantu Moms untuk mengosongkan payudara jika belum dapat memaksimalkan hasil penggunaan pompa ASI.

Konsumsi Vitamin dan Booster ASI

Selain dapat membantu untuk menjaga stamina tubuh, vitamin maupun booster ASI dapat membantu dalam peningkatan kuantitas dan kualitas ASI. Meskipun begitu, hasilnya berbeda untuk setiap orang, dipengaruhi kondisi dan hormon masing-masing orang ya, Moms.

Cari Zona Nyaman

Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kerja hormon, maka rasa senang dan tenang saat pumping akan sangat membantu meningkatan kerja hormon, sehingga produksi ASI dapat meningkat.

Cari tempat yang nyaman dan bersih untuk pumping, lakukan kegiatan yang menyenangkan saat pumping (sambil melihat foto atau video si kecil, menonton drama, mendengarkan lagu, dan lain-lain).

Komitmen

Last but not least, komitmen. Bagi para Moms yang bekerja, sering kali rasa lelah, stres, jenuh dirasakan saat harus pumping tiap hari, apalagi ketika produksi ASI sedang turun.

Namun, ingatkan diri kita bahwa ASI merupakan hak sekaligus menjadi salah satu hadiah terbaik yang dapat kita berikan kepada anak kita. Ingatkan diri kita bahwa semua yang kita usahakan adalah demi si kecil, dan seberapa pun hasil yang kita dapat akan sangat berpengaruh.

Semoga bermanfaat.

By: Nabila meidianti

Copyright by Babyologist