UV Sterilizer vs Sterilizer Konvensional, Manakah yang Lebih Unggul?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Apakah Moms sedang mencari alat steril untuk perlengkapan bayi? Jika iya, yuk kenali dulu perbedaan antara UV sterilizer dengan sterilizer konvensional.
Apa itu UV sterilizer? UV sterilizer adalah alat untuk mensterilkan barang dengan menggunakan sinar UV-C dan temperatur rendah. Sinar UV-C dipercaya dapat membunuh mikroorganisme seperti kuman, bakteri, hingga virus. Tingkat sterilisasinya pun lebih tinggi dibandingkan dengan cara konvensional, karena telah dirancang sedemikian rupa agar dapat mensterilkan secara merata, tanpa risiko membuat peralatan bayi meleleh.
Biasanya, UV sterilizer juga sudah dilengkapi dengan fitur untuk mengeringkan botol. Sehingga Moms tidak perlu repot-repot menunggu botol hingga kering.
Berbeda halnya dengan sterilizer konvensional. Sterilizer konvensional biasanya memanfaatkan teknologi uap dengan suhu tinggi, atau ada juga dengan cara direbus. Cara ini tentunya akan berisiko menyebabkan lelehan mikro yang tidak terlihat jika suhu yang digunakan terlalu tinggi.
Setelah mensterilkan dengan sterilizer konvensional, biasanya kita juga harus menunggu hingga botol atau perlengkapan bayi kering terlebih dahulu sebelum digunakan. Tidak direkomendasikan untuk mengeringkan dengan tisu, karena akan memicu bagian tisu menempel dan tertinggal pada peralatan bayi, yang malah dapat mengakibatkan perlengkapan bayi menjadi tidak steril.
Barang-barang yang dapat disterilkan dengan sterilizer konvensional pun terbatas, berupa perlengkapan bayi seperti botol, nipple, pompa ASI, alat makan, dan mainan bayi saja. Sementara dengan UV sterilizer, Moms dapat mensterilkan perlengkapan elektronik juga yang sering dimainkan oleh bayi, seperti remote tv, handphone, kunci mobil, dll.
Untuk jumlah watt yang digunakan, biasanya UV sterilizer menggunakan watt yang lebih kecil dibandingkan dengan sterilizer konvensional jenis uap. Sehingga UV sterilizer dinilai tidak terlalu menguras biaya listrik bulanan Moms dibandingkan dengan sterilizer jenis uap.
Dari segi fungsi, persentase sterilisasi dan kepraktisan, tentunya UV sterilizer lebih baik dibandingkan sterilizer konvensional. Tidak heran jika harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan sterilizer konvensional. Jika Moms ingin berinvestasi terhadap kesehatan si Kecil, alangkah baiknya jika Moms memilih UV sterilizer. Namun jika Moms tidak memiliki budget yang memadai, tentunya sterilizer konvensional sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari si Kecil. Hanya saja Moms membutuhkan extra efforts dalam menggunakannya dibandingkan dengan jenis UV sterilizer. Moms juga harus selalu memastikan suhu yang tepat agar perlengkapan bayi tidak meleleh dan dapat membunuh kuman, dan bakteri dengan akurat.
Semoga penjelasan tersebut dapat menjawab pertanyaan Moms seputar perbedaan UV sterilizer dengan sterilizer konvensional.
Semoga bermanfaat.
By: Lisa Febrianti via Babyologist
