Konten dari Pengguna

Vaksin MMRV di Singapore

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vaksin atau biasa disebut juga dengan imunisasi. Vaksin perlu diberikan untuk pencegahan dan agar tubuh anak lebih kebal dalam melawan suatu penyakit. Salah satu vaksin yang tidak kalah penting adalah vaksin MMRV.

Vaksin MMRV adalah vaksin Measles (campak), Mumps (gondongan), Rubella (cacar jerman), Varicella (cacar air). Kebetulan di tempat saya tinggal (Kota Batam) belum ada vaksin MMRV. Yang ada hanya MMR.

Aturan di Indonesia, anak berumur 9 bulan akan disuntik Campak, kemudian booster kedua di 18 bulan, booster ketiga di usia 6-7th. Selanjutnya vaksin MMR diberikan di 15 bulan dan booster kedua di 5th. Untuk Varisella hanya sekali yaitu di usia 12 bulan ke atas. Jadi total vaksin perlu 6x (Campak 3x, MMR 2x, Varisella 1x).

Jadi saya mengambil alternatif lain, yaitu saat 9 bulan, anak saya tidak disuntik campak. Setelah 12 bulan kami ke Singapore untuk disuntik MMRV langsung (kebetulan jarak Batam dan Singapore by Ferry cuman perlu sejam). Untuk booster MMRV minimal 3 bulan setelah MMRV pertama dan maximal 2 tahun. Jadi total vaksin hanya 2x.

Efek dari vaksin MMRV ini yaitu dalam 5-10 hari setelah vaksin kemungkinan anak bisa demam atau timbul bintik-bintik merah. Ini tergantung anak juga. Ada yang tidak juga.

Ini story saya soal vaksin MMRV. Nah tentunya ini tergantung masing-masing ibu juga. Di sini saya hanya menceritakan my story terkait vaksin MMRV. Sekian dan terimakasih.. :)