Wisata ke Taman Miniatur Kereta Api

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Wisata ke Taman Miniatur Kereta Api
Siapa yang anaknya suka sekali dengan kereta api? Nah Moms, buat si Kecil yang suka dengan kereta api, wajib banget datang ke Taman Miniatur Kereta Api yang ada di dalam kawasan Floating Market Lembang. Untuk masuk ke Taman Miniatur Kereta Api ini diwajibkan membeli tiket dengan harga Rp. 20.000/orang, untuk anak berusia 2 tahun ke atas sudah diwajibkan untuk membeli tiket. Karena Taman Miniatur Kereta Api ini ada di dalam kawasan wisata Floating Market, jadi mau tidak mau harus membeli tiket masuk Floating Marketnya sebesar Rp. 25.000/orang.
Sesuai dengan namanya, tempat ini menyajikan miniatur kereta api berukuran kecil yang berjalan di atas rel. Kereta-kereta ini dijalankan secara otomatis dari ruang kendali. Tak hanya kereta saja, tetapi ada juga rumah-rumah, jembatan dan pepohonan yang dibuat miniaturnya, jadi benar-benar terlihat real. Terdapat kolam berisi ikan-ikan yang ukurannya lumayan besar, menurut saya terlihat janggal jika ikan-ikan besar tersebut berada di sana karena terkesan menjadi raksasa di lingkup miniatur kereta api ini. Mungkin lebih bagus jika ikannya diganti menjadi ikan hias kecil yang biasanya untuk akuarium.
Untuk area Miniatur Kereta Api ini tidak terlalu luas. Rel kereta dibuat berkelak-kelok sehingga memberi kesan rel kereta yang panjang. Area untuk jalan kakinya juga mengikuti rel kereta. Area jalan kaki ini sangat stroller friendly. Sayangnya untuk memasukkan stroller di pintu masuknya agak ribet karena menggunakan pintu putar single, tidak ada jalur masuk khusus stroller, jadi sebaiknya stroller dilipat terlebih dahulu atau diangkat melewati pintu putar. Cukup 15-30 menit untuk menikmati miniatur kereta di tempat wisata ini, karena di sini kita hanya melihat kereta saja. Sebaiknya berkunjung pada pagi hari agar tidak panas, karena di area ini tidak terdapat pohon-pohon tinggi.
