Konten dari Pengguna

Yuk Kenali Pemicu Alergi si Kecil!

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yuk Kenali Pemicu Alergi si Kecil!

Beberapa anak lebih mudah mengalami reaksi alergi makanan dibandingkan anak lainnya. Risiko alergi juga lebih tinggi apabila ada sejarah alergi dalam keluarga. Sekitar 1 dari 10 anak mudah terkena alergi, walaupun reaksi alergi akan hilang dengan sendirinya saat berusia 2 tahun, beberapa anak tetap sensitif terhadap telur, susu, tepung, atau makanan laut sepanjang hidupnya.

Makanan berikut ini termasuk pemicu alergi

  • Kacang2an seperti kacang tanah, alergi terhadap salah satu jenis kacang cukup serius yang akan menimbulkan reaksi yang cukup parah seperti pembengkakan pada tenggorokan sehingga menyulitkan kita untuk bernafas. Sebaiknya hindari kacang tanah, selai kacang dan jenis kacang lainnya.
  • Makanan produk susu, pada beberapa anak tidak memiliki cukup laktase, enzim tubuh yang dibutuhkan untuk mencerna gula susu yang dapat mengakibatkan sakit perut / diare. Hindari: susu sapi, olahan keju dan mentega.
  • Gluten atau jenis protein yang ditemukan pada gandum. Biasanya disertai gejala diare / masalah pencernaan yang dapat merusak dinding usus dan BB menurun. Hindari: gandum dalam bentuk roti, pasta, kue, tepung gandum dan oat.
  • Telur, alergi terhadap telur biasanya timbul ruam / eksim, kulit membengkak dan sakit perut. Hindari telur terutama putih telur, kue dan beberapa jenis roti yang mengandung telur.
  • Tomat, reaksi alergi yang dapat ditimbulkan seperti ruam / eksim dan diduga bisa menimbulkan hiperaktivitas. Hindari: tomat, saus tomat, tomat kalengan.