Konten dari Pengguna

Arti Surat Al-Isra' Ayat 43 dalam Alquran dan Tafsirnya

Bacaan Al-Qur'an

Bacaan Al-Qur'an

Menyajikan informasi mengenai apa yang terkandung di dalam Al-Quran.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Al-Qur'an tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al-quran. Foto: Munif Rifai/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-quran. Foto: Munif Rifai/Shutterstock.

Surat Al-Isra' ayat 43 merupakan ayat Alquran yang membahas tentang arkanul islam(Al-Qur'an dan Terjemahan: New Cordova) yang ditunjukkan dari tafsir wajiz yang berbunyi: Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka katakan, bahwa ada tuhan-tuhan selain Dia, Pemilik 'Arasy Yang Agung. Apa yang mereka katakan adalah dusta. Sungguh, Dia Mahatinggi, dengan ketinggian yang sebesar-besarnya, jauh sekali dari apa yang mereka katakan.

Berikut surat Al-Isra' ayat 43 beserta terjemahan dan tafsir menurut Kemenag RI.

Bacaan Latin Surat Al-Isra' Ayat 43

Sub-ḥānahụ wa ta'ālā 'ammā yaqụlụna 'uluwwang kabīrā

Artinya:

Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang agung.

Tafsir lengkap Surat Al-Isra' Ayat 43 menurut Kemenag RI

Selanjutnya Allah swt menyatakan kemahasucian-Nya dari sifat yang diada-adakan oleh kaum musyrikin Mekah. Allah swt menegaskan bahwa Dia Mahasuci dan Mahatinggi dari semua sifat yang mereka ada-adakan itu. Apa yang mereka katakan hanyalah berdasarkan dugaan dan anggapan semata. Dia adalah Allah Yang Maha Esa yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

Dalam ayat itu terdapat isyarat yang menunjukkan bahwa Allah swt itu Mahasempurna, baik zat atau sifat-Nya, dan Mahasuci dari sifat kekurangan, dalam arti yang sebenar-benarnya.

Kami selaku penulis sangat terbuka apabila pembaca memiliki kritik dan saran. Silahkan hubungi kami melalui alamat surel berikut: penulis.bacaan.alquran@gmail.com