Arti Surat At-Takwir Ayat 1-10 Sesuai Bacaan Alquran

Menyajikan informasi mengenai apa yang terkandung di dalam Al-Quran.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Al-Qur'an tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat At-Takwir terdiri atas 29 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Masadd. Kata At Takwir (terbelah) yang menjadi nama bagi surat ini adalah dari kata asal (mashdar) dari kata kerja kuwwirat (digulung) yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Arti Surat At-Takwir Ayat 1-10
Berikut adalah bacaan ayat suci Alquran surat At-Takwir ayat 1-10 beserta terjemahan dan tafsir menurut Kemenag RI yang tepat:
1.
اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْۖ
idzasy-syamsu kuwwirat
"Apabila matahari digulung,"
Tafsir singkat: Allah mengawali surah ini dengan menyebutkan dua belas peristiwa besar yang akan terjadi pada hari kiamat — disebutkan dari ayat 1 s.d. 13. Apabila matahari yang demikian besar digulung dengan mudah seperti halnya serban, hingga cahayanya memudar dan redup.
2.
وَاِذَا النُّجُوْمُ انْكَدَرَتْۖ
wa idzan-nujụmungkadarat
"dan apabila bintang-bintang berjatuhan,"
Tafsir singkat: Dan apabila bintang-bintang yang begitu banyak dan menghiasi cakrawala berjatuhan, tidak berada di garis edarnya lagi akibat hilangnya gaya tarikmenarik antar-benda langit.
3.
وَاِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْۖ
wa idzal-jibālu suyyirat
"dan apabila gunung-gunung dihancurkan,"
Tafsir singkat: Dan apabila gunung-gunung yang demikian tegar dan kukuh dihancurkan hingga luluh lantak menjadi pasir, kemudian diempaskan oleh angin dahsyat dengan mudahnya seperti gumpalan kapas raksasa yang beterbangan.
4.
وَاِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْۖ
wa idzal-'isyāru 'utthilat
"dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),"
Tafsir singkat: Dan apabila unta-unta yang bunting dan menjadi harta yang dibanggakan ditinggalkan begitu saja dan tidak lagi dipedulikan dan diurus oleh pemiliknya.
5.
وَاِذَا الْوُحُوْشُ حُشِرَتْۖ
wa idzal-wuḥụsyu ḥusyirat
"dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,"
Tafsir singkat: Hal ini mengisyaratkan betapa besar kebingungan yang meliputi manusia saat kiamat tiba. Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan untuk diberi balasan bila berbuat aniaya kepada sesamanya. Binatang liar yang saling memusuhi saat itu bisa dikumpulkan menjadi satu dalam suasanya yang sangat menegangkan.
6.
وَاِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْۖ
wa idzal-biḥāru sujjirat
"dan apabila lautan dipanaskan,"
Tafsir singkat: Dan apabila lautan dipanaskan dan dijadikan meluap. Air laut memanas akibat munculnya kobaran api mahadahsyat dari dasarnya.
7.
وَاِذَا النُّفُوْسُ زُوِّجَتْۖ
wa idzan-nufụsu zuwwijat
"dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),"
Tafsir singkat: Dan apabila roh-roh dipertemukan dengan tubuh sehingga manusia hidup kembali dalam suasana yang sama sekali berbeda dari kehidupan dunia. Manusia saat itu bergabung dengan manusia lain yang senasib; penaat bersama penaat, begitupun sebaliknya.
8.
وَاِذَا الْمَوْءٗدَةُ سُىِٕلَتْۖ
wa idzal-mau`ụdatu su`ilat
"dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,"
Tafsir singkat: Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup tanpa dosa dan kesalahan ditanya,
9.
بِاَيِّ ذَنْۢبٍ قُتِلَتْۚ
bi`ayyi dzambing qutilat
"karena dosa apa dia dibunuh?"
Tafsir singkat: karena dosa apa dia dibunuh. Masyarakat jahiliah merasa malu bila mempunyai anak perempuan karena wanita dianggap tidak mempunyai peran apa-apa dalam kehidupan. Untuk menutup rasa malu, mereka rela mengubur anak-anak perempuannya hidup-hidup.
10.
وَاِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْۖ
wa idzaṣ-shuḥufu nusyirat
"Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,"
Tafsir singkat: Dan apabila lembaran-lembaran yang berisi catatan perbuatan manusia, yang besar maupun yang kecil, dibuka lebar-lebar. Pada saat itu manusia tidak bisa mengelak dari apa yang telah dia perbuat di dunia. Dia yang menerima catatan amal dengan tangan kanan akan berbahagia. Sebaliknya, mereka yang menerima dengan tangan kiri akan celaka.
Kami selaku penulis sangat terbuka apabila pembaca memiliki kritik dan saran. Silahkan hubungi kami melalui alamat surel berikut: penulis.bacaan.alquran@gmail.com
