Konten dari Pengguna

Arti Surat At Tiin Ayat 1-8 Sesuai Bacaan Alquran

Bacaan Al-Qur'an

Bacaan Al-Qur'an

Menyajikan informasi mengenai apa yang terkandung di dalam Al-Quran.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Al-Qur'an tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membaca Al-quran. Foto: amirraizat/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca Al-quran. Foto: amirraizat/Shutterstock.

Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Buruuj. Nama At Tiin diambil dari kata At Tiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin.

Arti Surat At Tiin Ayat 1-8

Berikut adalah bacaan ayat suci Alquran surat At Tiin ayat 1-8 beserta terjemahan dan tafsir menurut Kemenag RI yang tepat:

1.

وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ

Wat-tīni waz-zaitụn

"Demi (buah) tin dan (buah) zaitun,”

Tafsir singkat: Demi buah Tin dan Zaitun,

2.

وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ

Wa ṭụri sīnīn

"demi gunung Sinai,"

Tafsir singkat: demi gunung Sinai,

3.

وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ

Wa hāżal-baladil-amīn

"dan demi negeri (Makkah) yang aman ini,"

Tafsir singkat: dan demi negeri Mekah yang aman ini. Buah Tin dan Zaitun banyak tumbuh di Syam dan Baitul makdis, tempat para nabi diutus, antara lain Nabi Isa. Gunung Sinai adalah tempat Nabi Musa bermunajat, sedangkan Mekah adalah tem­pat kelahiran dan pengutusan Nabi Muhammad. Ketiga nabi ini memiliki misi yang sama, yaitu mengajak manusia menuju tauhid.

4.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ

Laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm

"sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya."

Tafsir singkat: Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk fisik yang sebaik-baiknya, jauh lebih sempurna daripada hewan. Kami juga bekali mereka dengan akal dan sifat-sifat yang unggul. Dengan kelebihan-kelebihan itulah Kami amanati manusia sebagai khalifah di bumi.

5.

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سٰفِلِيْنَۙ

ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn

"Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,"

Tafsir singkat: Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, yaitu ke neraka, bila mereka durhaka kepada Allah dan tidak menaati utusan-Nya. Ketika itu, kesempurnaan fisik, akal, dan sifat mereka tidak akan menyelamatkannya dari azab Allah.

6.

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ

Illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum ajrun gairu mamnụn

"kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya."

Tafsir singkat: Kami masukkan manusia ke neraka, kecuali orang-orang yang benar-benar beriman dan mengerjakan kebajikan, baik spiritual maupun sosial, secara ikhlas dan sesuai syariat Islam; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya dan tidak pula berkurang. Kami selamatkan mereka dari neraka dan Kami berikan itu semua kepada mereka sebagai ganjaran dari Kami.

7.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ

Fa mā yukażżibuka ba'du bid-dīn

"Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?"

Tafsir singkat: Allah menciptakanmu dengan bentuk yang sempurna dari setetes mani yang menjadi janin, kemudian melewati berbagai tahap dari bayi, remaja, dewasa, tua, hingga meninggal. Itu merupakan dalil yang paling jelas tentang kekuasaan Allah; bahwa Dia kuasa untuk membang­kitkanmu dari kematian. Maka, apa yang menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan yaitu hari kiamat setelah adanya keterangan-keterangan yang gamblang itu?

8.

اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ

A laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn

"Bukankah Allah hakim yang paling adil?"

Tafsir singkat: Bukankah Allah adalah hakim yang paling adil? Jangan kaukira Allah menciptakan manusia secara sia-sia dengan tidak memberinya perintah dan larangan. Allah telah menurunkan aturan syariat. Dia akan memberi putusan dengan adil; memberi pahala kepada orang yang taat dan menghukum orang yang bersalah.

Kami selaku penulis sangat terbuka apabila pembaca memiliki kritik dan saran. Silahkan hubungi kami melalui alamat surel berikut: penulis.bacaan.alquran@gmail.com