Konten dari Pengguna

Arti Surat Ath Thaariq Ayat 11-17 Sesuai Bacaan Alquran

Bacaan Al-Qur'an

Bacaan Al-Qur'an

Menyajikan informasi mengenai apa yang terkandung di dalam Al-Quran.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Al-Qur'an tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membaca Al-quran. Foto: Phoderstock/Shutterstock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca Al-quran. Foto: Phoderstock/Shutterstock.

Surat Ath Thaariq terdiri atas 17 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Balad. Dinamai Ath Thaariq (yang datang di malam hari) diambil dari perkataan Ath Thaariq yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Arti Surat Ath Thaariq Ayat 11-17

Berikut adalah bacaan ayat suci Alquran surat Ath Thaariq ayat 11-17 beserta terjemahan dan tafsir menurut Kemenag RI yang tepat:

11.

وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الرَّجْعِۙ

Was-samā`i żātir-raj'

"Demi langit yang mengandung hujan,”

Tafsir singkat: Demi langit yang mengandung hujan yang turun kembali ke bumi. Dengan hujan bumi yang tandus menjadi subur. Inilah salah satu bukti kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya.

12.

وَالْاَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِۙ

Wal-arḍi żātiṣ-ṣad'

"dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,"

Tafsir singkat: Dan demi bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan. Benih yang tersiram hujan akan mulai tumbuh dan menembus permukaan tanah untuk berkembang. Banyaknya tumbuhan dan pepohonan mendatangkan manfaat yang besar bagi makhluk hidup lainnya.

13.

اِنَّهٗ لَقَوْلٌ فَصْلٌۙ

Innahụ laqaulun faṣl

"sungguh, (Al-Qur'an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),"

Tafsir singkat: Sungguh, Al-Qur'an yang didustakan oleh kaum kafir itu benar-benar firman yang menjadi pemisah antara perkara hak dan batil. Sulit bagi manusia untuk membedakan keduanya tanpa tuntunan Al-Qur'an. Al-Qur'an menjadi salah satu bukti kasih sayang Allah karena menjadi penerang jalan hidup dan pemberi solusi bagi persoalan manusia.

14.

وَّمَا هُوَ بِالْهَزْلِۗ

Wa mā huwa bil-hazl

"dan (Al-Qur'an) itu bukanlah sendagurauan."

Tafsir singkat: Dan sebagai firman Allah, Al-Qur'an itu bukanlah sendagurauan. Al-Qur'an bukan sesuatu yang tidak bermakna, bukan pula dongeng masa lalu. Al-Qur'an adalah murni rahmat Tuhan yang Maha Pengasih bagi seluruh alam.

15.

اِنَّهُمْ يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ

Innahum yakīdụna kaidā

"Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu daya yang jahat."

Tafsir singkat: Wahai Nabi, abaikanlah penentangan kaummu yang kafir dan teruslah menyampaikan risalah Tuhanmu karena Aku akan menjagamu. Sungguh, mereka merencanakan tipu daya yang jahat, baik terhadap dirimu dengan merencanakan pembunuhan atasmu, terhadap Al-Qur'an dengan menganggapnya dongeng masa lalu, rapalan pesihir, dan racauan orang gila; atau terhadap Islam dengan berupaya menghalangi tersebarnya agama ini.

16.

وَّاَكِيْدُ كَيْدًاۖ

Wa akīdu kaidā

"Dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu.”

Tafsir singkat: Dan Aku pun membuat rencana yang jitu untuk membalas tipu daya mereka. Akan Aku biarkan mereka bergelimang dosa dan hidup dengan nyaman dan berkecukupan. Di akhirat nanti, Aku akan azab mereka dengan siksa yang pedih.

17.

فَمَهِّلِ الْكٰفِرِيْنَ اَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا ࣖ

Fa mahhilil-kāfirīna am-hil-hum ruwaidā

"Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir itu. Berilah mereka itu kesempatan untuk sementara waktu.”

Tafsir singkat: Wahai Nabi, Allah telah berjanji demikian. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir itu. Berilah mereka itu kesempatan untuk sementara waktu dan jangan engkau terburu-buru meminta Allah membinasakan mereka. Biarkan mereka hidup di dunia ini beberapa tahun lagi bersama keingkaran mereka. Di akhirat nanti mereka akan menghadap Tuhan dalam keadaan hina dan dimurkai.

Kami selaku penulis sangat terbuka apabila pembaca memiliki kritik dan saran. Silahkan hubungi kami melalui alamat surel berikut: penulis.bacaan.alquran@gmail.com