Konten dari Pengguna

2 Doa Penerang Hujan: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Penerang Hujan, Sumber Unsplash Reza Shayestehpour
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Penerang Hujan, Sumber Unsplash Reza Shayestehpour

Hujan bisa menjadi anugerah bagi makhluk hidup. Di sisi lain, hujan juga bisa menjadi bencana bila tak kunjung berhenti. Doa penerang hujan dapat dipanjatkan umat Islam jika mengalaminya.

Selain dibaca, makna dari doa ini juga bisa dipahami. Oleh sebab itu, doa tersebut dilengkapi arti dalam bahasa Indonesia.

Doa Penerang Hujan Bila Tak Segera Reda

Ilustrasi Doa Penerang Hujan. Sumber Unsplash Todd Diemer

Berdasarkan buku Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Dra. Sri Wiyanti, M.Pd, dkk (2017: 150), hujan merupakan titik-titik air yang mengalami proses pengembunan di awan dan merupakan bagian dari siklus air atau hidrologi.

Hujan bisa menjadi bencana bila tak segera reda, seperti banjir. Namun tak perlu khawatir karena ada doa penerang hujan yang bisa dipanjatkan. Inilah kedua bacaan doa tersebut.

1. Doa Pertama

Doa di bawah ini didasarkan pada hadis yang diriwiyatkan oleh Abu Daud. Hadis tersebut berasal dari Ustman bin Affan. Inilah bacaannya.

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami'ul 'alim.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tiada satu pun di bumi atau langit yang bisa membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

2. Doa Kedua

Doa selanjutnya dikutip dari jatim.nu.or.id yang menyatakan bahwa ini dipanjatkan Rasulullah saw. berdasarkan Hadis Riwayat Bukhari. Bacaannya adalah sebagai berikut.

اللهم حوالينا ولا علينا اللهم على الأكام والظراب وبطون الأودية ومنابت الشجر

Allahumma hawalayna wa la ‘alayna, Allahumma alal akami wad thirobi, wa buthunil audiyyati wa manabitis syajari

Artinya: Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, dan jangan turunkan kepada kami untuk merusak kami. Ya Allah turunkanlah hujan di dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.

Baca juga: Doa Hujan Allahumma Shoyyiban: Arab, Latin, dan Artinya

Doa penerang hujan ini bisa langsung diamalkan saat cuaca tak segera membaik. Mudah-mudahan Allah Swt. ridha terhadap doa yang dipanjatkan. (LOV)