Konten dari Pengguna

5 Urutan Rukun Umroh yang Harus Dilaksanakan Jemaah

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Urutan Rukun Umroh. Sumber: Unsplash/Ekrem Osmanoglu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Urutan Rukun Umroh. Sumber: Unsplash/Ekrem Osmanoglu

Umrah merupakan ibadah sunah yang dilakukan dengan cara berkunjung ke Baitullah di tanah suci Makkah. Untuk menjalankannya, ada urutan rukun umroh yang harus dilaksanakan oleh jemaah.

Berbeda dengan ibadah haji, umrah bisa dilakukan kapan saja selama memenuhi syarat dan rukunnya. Oleh karena itu, calon jemaah harus mengetahui apa saja rukun umrah.

Urutan Rukun Umroh, Jemaah Wajib Tahu

Ilustrasi untuk Urutan Rukun Umroh. Sumber: Unsplash/Ibrahim Uz

Dikutip dari Fiqih, Wafa, dkk (2023:32), umrah adalah berkunjung ke Baitullah untuk melakukan tawaf, sai, dan bercukur demi mengharap rida Allah Swt. Ibadah umrah juga kerap disebut sebagai haji kecil. Dalam pelaksanaannya, ada 5 rukun umrah yang harus dilaksanakan.

Berikut adalah urutan rukun umroh yang harus dikerjakan oleh jemaah.

1. Berniat atau Ihram

Urutan rukun yang pertama adalah berniat atau ihram. Tahapan ini ditandai dengan mengenakan pakaian ihram dan melafalkan niat di Mikat. Sebelum ihram, ada beberapa sunah yang bisa dilakukan sebagai berikut.

  • Menyucikan diri dengan mandi dan wudu.

  • Memakai wangi-wangian.

  • Merapikan jenggot.

  • Memotong kuku.

  • Merapikan rambut ketiak dan rambut kemaluan.

  • Melaksanakan salat sunnah ihram sejumlah 2 rakaat.

2. Tawaf 7 Kali

Rukun kedua adalah tawaf sebanyak 7 kali. Tawaf adalah berkeliling Ka’bah sebanyak 7 kali dalam keadaan suci. Tawaf diawali dari arah Hajar Aswad. Saat tawaf, jemaah dianjurkan membaca talbiyah.

3. Sai

Rukun umrah berikutnya adalah sai. Sai merupakan jalan kaki antara Shafa dan Marwah. Sai harus dilakukan sebanyak 7 kali. Jemaah lansia boleh melaksanakan sai dengan bantuan kursi roda.

اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ اَنْ يَّطَّوَّفَ بِهِمَا

Artinya, “Sesungguhnya Shafa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka, siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sai antara keduanya.” (QS Al-Baqarah: 158).

4. Tahalul

Tahalul adalah rukun umrah yang dilakukan dengan cara mencukur atau menggunting rambut. Minimal rambut yang dicukur adalah sebanyak 3 helai rambut. Akan tetapi, lebih baik jemaah mencukur rambut secara merata.

مُحَلِّقِيْنَ رُءُوْسَكُمْ وَمُقَصِّرِيْنَۙ

Artinya, “(Jika Allah menghendaki dalam keadaan aman), dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya,” (QS Al-Fatah: 26).

5. Tertib

Rukun terakir adalah tertib. Rukun umrah harus dilakukan secara berurutan dan tidak boleh ada yang terlewat. Jika ada salah satu rukun yang terlewat atau urutannya tidak sesuai, maka ibadah umrah dianggap tidak sah.

Baca juga: Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Sekian penjelasan mengenai urutan rukun umroh yang harus dilaksanakan oleh jemaah. Semoga informasinya bermanfaat. (KRIS)