Konten dari Pengguna

6 Doa Penyembuh Segala Penyakit: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Penyembuh Segala Penyakit, Foto: Unsplash/Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Penyembuh Segala Penyakit, Foto: Unsplash/Masjid MABA

Saat sakit melanda, manusia cenderung mencari berbagai cara untuk memperoleh kesembuhan, baik secara medis maupun spiritual. Salah satu cara yang sering dilakukan oleh umat muslim adalah dengan memanjatkan doa penyembuh segala penyakit.

Doa merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kesembuhan dan perlindungan. Dalam Islam, terdapat banyak doa yang dapat dibaca untuk memohon kesembuhan.

Doa-doa ini mengandung makna yang mendalam dan diyakini mampu memberikan ketenangan serta harapan bagi orang yang sakit. Namun, selain membaca doa, penting juga untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

Daftar isi

Kumpulan Doa Penyembuh Segala Penyakit

Ilustrasi Doa Penyembuh Segala Penyakit, Foto: Unsplash/Masjid MABA

Berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dapat dilakukan oleh seorang muslim. Dalam Islam, doa memiliki kedudukan yang sangat penting.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 186:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

wa idzâ sa'alaka ‘ibâdî ‘annî fa innî qarîb, ujîbu da‘watad-dâ‘i idzâ da‘âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la‘allahum yarsyudûn.

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (katakanlah), sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu dalam petunjuk.”

Berikut ini adalah beberapa kumpulan doa penyembuh segala penyakit yang diajarkan Rasulullah saw dikutip dari nu.or.id:

Doa 1

Doa yang pertama adalah salah satu doa yang dipanjatkan Rasulullah saw, ketika ada keluarganya yang sakit:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113).

Doa 2

Doa yang kedua adalah doa yang dipanjatkan Rasulullah saw, ketika meruqyah salah seorang sahabat:

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113).

Doa 3

Doa yang ketiga adalah doa yang dianjurkan oleh Rasulullah saw untuk dibaca sebanyak tujuh kali di hadapan orang yang sedang sakit:

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yassfiyaka.

Artinya: “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

Doa 4

Doa yang keempat adalah doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah saw dengan menyebutkan langsung nama orang yang sedang sakit. Doa ini dilakukan saat Nabi menjenguk Sa’ad bin Abi Waqqash, gunakan doa ini dengan cara mengganti nama Sa’ad dengan nama orang yang sedang sakit:

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan. Allāhummasyfi Sa‘dan.

Artinya: “Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

Doa 5

Doa yang kelima adalah doa yang dapat dipanjatkan untuk penyakit apa saja. Rasulullah saw membaca doa ini saat menjenguk orang badui yang menderita demam:

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.

Artinya: “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

Doa 6

Doa yang keenam adalah doa yang dapat disertakan untuk memohon pengampunan dosa dan perlindungan agama serta raga mereka yang sedang sakit. Rasulullah saw membaca doa ini ketika menjenguk sahabat Salma Al-Farisi ra:

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafākallāhu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘āfāka fī dīnika wa jismika ilā muddati ajalika.

Artinya: “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

Amalan Pendukung Kesembuhan

Ilustrasi Doa Penyembuh Segala Penyakit, Foto: Unsplash/Masjid MABA

Selain berdoa, ada beberapa amalan lain yang dapat dilakukan untuk mendukung proses penyembuhan, antara lain:

  • Bersabar: kesabaran adalah kunci dalam menghadapi cobaan sakit. Dengan bersabar, kita akan lebih mudah menerima takdir Allah Swt.

  • Bertawakkal: setelah berusaha sekuat tenaga, serahkanlah segala urusan kepada Allah Swt. Tawakkal akan memberikan ketenangan hati.

  • Berbuat Baik: melakukan amal kebaikan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan mempercepat datangnya kesembuhan.

  • Mengkonsumsi obat-obatan: Jangan lupa untuk mengkonsumsi obat-obatan yang telah diberikan oleh dokter. Obat-obatan merupakan salah satu sarana medis yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

Hikmah di Balik Penyakit

Ilustrasi Doa Penyembuh Segala Penyakit, Foto: Unsplash/Mosquegrapher

Penyakit adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun, seringkali manusia hanya melihat sisi negatif dari penyakit, yaitu penderitaan dan ketidaknyamanan.

Dibalik itu semua, ada hikmah yang tersembunyi di balik setiap penyakit yang dialami. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Penyakit sebagai Pengingat akan Keterbatasan Manusia

Ketika sehat, manusia seringkali lupa akan keterbatasan diri. Selalu merasa kuat dan mampu melakukan segala hal. Namun, datangnya penyakit mengingatkan bahwa kita hanyalah manusia biasa yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Sang Pencipta.

Sakit dapat menjadi momen refleksi diri untuk lebih bersyukur atas nikmat kesehatan yang telah diberikan dan untuk lebih rendah hati.

Selain itu, penyakit juga dapat mendorong kita untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Ketika tubuh sakit, manusia akan lebih sadar akan pentingnya menjaga pola makan yang baik, istirahat yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

2. Penyakit sebagai Pembersih Dosa

Dalam perspektif Islam, penyakit seringkali dianggap sebagai sarana untuk membersihkan dosa-dosa. Rasulullah saw bersabda,

“Tidaklah seorang mukmin itu jarinya tertusuk duri kecuali Allah mengampuni dosanya akibat (sakit yang dia derita karena tertusuk duri itu).” (HR Muslim).

Dengan demikian, penyakit dapat menjadi kesempatan bagi manusia untuk bertaubat dan kembali kepada Allah Swt. Sakit dapat menjadi pengingat akan dosa-dosa yang telah diperbuat dan memotivasi untuk memperbaiki diri.

3. Penyakit sebagai Pendorong untuk Lebih Dekat dengan Allah

Ketika sakit, manusia cenderung lebih banyak berdoa dan bermunajat kepada Allah Swt. Mereka memohon kesembuhan dan perlindungan. Hal ini dapat memperkuat hubungan spiritual seseorang dengan Sang Pencipta.

Selain itu, penyakit juga dapat membuat seseorang lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Dengan merasakan sakit sendiri, manusia akan lebih mudah empati terhadap orang lain yang sedang sakit.

4. Penyakit sebagai Peluang untuk Beramal Saleh

Meskipun sedang sakit, manuia tetap dapat beramal saleh. Misalnya, dengan bersabar atas cobaan sakit, telah melakukan amal saleh. Selain itu, juga dapat beramal saleh dengan membantu orang lain yang membutuhkan, baik secara materi maupun non-materi.

Dengan demikian, penyakit tidak hanya memberikan dampak negatif, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas spiritual dan sosial.

5. Penyakit sebagai Peluang untuk Berkembang

Penyakit dapat menjadi penghubung untuk pertumbuhan pribadi. Melalui pengalaman sakit, manusia dapat belajar lebih banyak tentang diri sendiri, menemukan kekuatan yang tersembunyi, dan mengembangkan rasa syukur.

6. Penyakit sebagai Pengingat akan Kehidupan Setelah Kematian

Sakit adalah pengingat akan ketidakkekalan hidup di dunia. Dengan merenungkan kematian, kita akan lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Baca Juga: Kumpulan Bacaan Doa Lengkap: Arab, Latin dan Terjemahannya

Doa merupakan senjata bagi seorang muslim. Dengan berdoa, kita memohon pertolongan kepada Allah Swt agar diberikan kesembuhan. Namun, kita juga harus tetap berusaha dengan mengkonsumsi obat-obatan dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter.

Semoga kumpulan doa penyembuh segala penyakit ini bermanfaat dan dapat memberikan semangat bagi semua orangyang sedang menghadapi penyakit. Ingatlah, Allah Swt selalu bersama dalam setiap keadaan. (Mit)