Bacaan Doa Iftitah: Bahasa Arab, Teks Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan Doa iftitah adalah doa pembuka yang sangat penting dalam salat. Doa ini diucapkan di awal rakaat pertama sebagai tanda dimulainya ibadah salat.
Dikutip dari nu.or.id , dengan membaca doa iftitah, seorang muslim menyatakan kesiapannya untuk beribadah kepada Allah Swt dengan hati yang khusyuk dan fokus.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bacaan Doa Iftitah Arab, Latin dan Artinya
Doa Iftitah adalah doa pembuka dalam salat yang berfungsi untuk menambah kekhusyukan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Bacaan ini dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Doa ini berisi pujian, sanjungan kepada Allah Swt., dan permohonan ampunan atas dosa-dosa. Membaca doa iftitah hukumnya sunah, sehingga jika tidak dibaca, salat tetap sah.
Namun, membaca doa ini dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, seperti meningkatkan kekhusyukan dalam salat dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Doa ini juga mencerminkan sikap tunduk dan penghambaan kepada Sang Pencipta sebelum memulai bacaan Al-Fatihah. Berikut bacaan doa iftitah dalam bahasa Arab, teks latin, dan artinya :
1. Bacaan Doa Iftitah dalam Bahasa Arab
Doa Iftitah
Ada beberapa versi doa iftitah yang sering dibaca, namun secara garis besar, berikut adalah salah satu yang paling umum:
Arab:
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Allāhu akbar kabīrā wal-hamdu lillāhi kathīrā wa subḥāna allāhi bukratan wa ʾāṣīlā
Inni wajjahtu wajhī lillādhi faṭara ssamawāti wal-ʾarda ḥanīfan muslimā wa mā ʾana mina l-mushrikīn
Inna ṣalāti wa nusukī wa maḥyāya wa mamāti lillāhi rabbil ʿālamīn
Lā sharīka lahū wa bidhālika umirtū wa ʾana mina l-muslimīn
Artinya:
Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang.
Sesungguhnya aku telah menghadapkan wajahku kepada Allah, yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan penuh keikhlasan sebagai seorang muslim, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.
Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Tiada sekutu bagi-Nya, dan dengan itulah aku diperintahkan, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
Hadis-Hadis yang Terkait dengan Doa Iftitah
Hadis yang paling sering dikaitkan dengan doa iftitah adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib ra. Beliau berkata, Rasulullah saw. bersabda:
“Sesungguhnya aku telah menghadapkan wajahku kepada Allah, yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan penuh keikhlasan sebagai seorang muslim, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu 1 bagi-Nya, dan dengan itulah aku diperintahkan, dan 2 sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”
2. Tata Cara Membaca Doa Iftitah
Berikut adalah tata cara membaca doa iftitah:
Setelah Takbiratul Ihram: Doa iftitah dibaca setelah mengucapkan takbiratul ihram, yaitu "Allahu Akbar".
Sebelum Membaca Surat Al-Fatihah: Posisi membaca doa iftitah adalah setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-Fatihah.
Bacaan Doa Iftitah: Ada beberapa pilihan bacaan doa iftitah yang bisa Anda pilih, namun yang paling umum adalah:
"اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا*
Allāhu akbar kabīrā wal-hamdu lillāhi kathīrā wa subḥāna allāhi bukratan wa ʾāṣīlā
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang."
Bacaan Lain: Ada juga bacaan doa iftitah lainnya yang bisa Anda temukan dalam berbagai kitab hadis atau kitab fiqih.
Khusyuk dan Tenang: Bacalah doa iftitah dengan khusyuk dan tenang, sambil merenungkan makna setiap kalimatnya.
Menghadap Kiblat: Pastikan Anda menghadap kiblat saat membaca doa iftitah.
3. Hikmah Membaca Doa Iftitah
Membaca doa iftitah memberikan banyak hikmah, di antaranya:
Meningkatkan Kekhusyukan dalam salat: Membantu memusatkan hati kepada Allah Swt.
Sebagai Bentuk Pujian kepada Allah: Mengingatkan kita akan kebesaran dan kemuliaan-Nya.
Menghapus Dosa: Bacaan ini merupakan bentuk permohonan ampun kepada Allah Swt.
Mempertebal Keimanan: Membaca doa iftitah menguatkan keyakinan akan kekuasaan Allah.
4. Keutamaan Membaca Doa Iftitah
Doa iftitah adalah doa pembuka shalat yang memiliki banyak keutamaan. Membaca doa ini dengan khusyuk dan memahami maknanya akan semakin mendekatkan kita kepada Allah Swt.
Apa saja keutamaan membaca doa iftitah?
Pintu Langit Terbuka: Salah satu keutamaan yang paling sering disebutkan adalah bahwa doa iftitah mampu membuka pintu langit. Artinya, doa-doa yang kita panjatkan setelah membaca doa iftitah akan lebih mudah sampai dan dikabulkan oleh Allah Swt.
Bacaan yang Disukai Rasulullah saw.: Doa iftitah merupakan bacaan yang sangat disukai oleh Nabi Muhammad saw. Beliau menganjurkan umatnya untuk membacanya di awal shalat.
Pujian kepada Allah Swt.: Doa iftitah berisi pujian-pujian kepada Allah Swt. atas segala nikmat dan karunia-Nya. Dengan membaca doa ini, kita menunjukkan rasa syukur dan penghormatan kepada Allah.
Penyerahan Diri kepada Allah Swt.: Melalui doa iftitah, kita menyatakan bahwa kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah Swt. Kita mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan kita siap menjalankan segala perintah-Nya.
Komitmen untuk Tidak Menyekutukan Allah Swt.: Dalam doa iftitah, kita menegaskan bahwa kita tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun. Ini menunjukkan keimanan kita yang kuat kepada Allah Swt.
Membuka Hati untuk Beribadah: Doa iftitah berfungsi sebagai pembuka hati agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah shalat. Dengan membaca doa ini, kita akan lebih fokus pada Allah Swt. dan melupakan segala urusan duniawi.
Mendapat Pahala: Setiap amalan baik, termasuk membaca doa iftitah, akan mendapatkan pahala dari Allah Swt.
5. Makna dan Tujuan Doa Iftitah
Doa iftitah memiliki makna yang sangat dalam dan tujuan yang mulia. Ketika kita membaca doa ini, kita sedang:
Mengakui kebesaran Allah Swt.: Kita mengakui bahwa Allah adalah Maha Besar dan segala sesuatu berasal dari-Nya.
Mengucapkan puji-pujian kepada Allah: Kita memuji segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan.
Menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah: Kita menyatakan bahwa kita hanya milik Allah dan segala perbuatan kita hanya untuk mencari ridha-Nya.
Menolak segala bentuk kesyirikan: Kita menegaskan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan tidak ada yang berhak disembah selain Dia.
Tujuan utama doa iftitah adalah untuk:
Memulai salat dengan khusyuk: Doa iftitah menjadi pembuka pintu hati untuk fokus pada ibadah.
Menyempurnakan ibadah: Doa ini melengkapi rangkaian gerakan shalat dan menjadikannya lebih sempurna.
Mendekatkan diri kepada Allah: Dengan membaca doa iftitah, kita semakin dekat dengan Allah Swt.
6. Kerugian Tidak Membaca Doa Iftitah
Kehilangan Pahala
Setiap amalan baik, termasuk membaca doa iftitah, akan mendapatkan pahala dari Allah Swt. Dengan tidak membacanya, kita berarti kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pahala tambahan.
Kurangnya Kekhusyukan
Doa iftitah berfungsi sebagai pembuka hati untuk lebih khusyuk dalam beribadah. Tanpa doa ini, konsentrasi kita dalam shalat bisa terganggu oleh pikiran-pikiran yang tidak relevan.
Tidak Mendapatkan Keutamaan Doa Iftitah
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, doa iftitah memiliki banyak keutamaan, seperti membuka pintu langit untuk doa, mendapatkan ridho Allah, dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan tidak membacanya, kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keutamaan-keutamaan tersebut.
Kurang Sempurnanya Ibadah
Shalat yang sempurna adalah shalat yang dilakukan dengan lengkap dan sesuai dengan sunnah Rasulullah saw. Membaca doa iftitah merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan. Dengan tidak membacanya, shalat kita menjadi kurang sempurna.
Terlewatkan Kesempatan untuk Bertaubat
Dalam beberapa riwayat, ada doa iftitah yang berisi permohonan ampunan kepada Allah Swt. Dengan tidak membacanya, kita melewatkan kesempatan untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat.
Doa Iftitah merupakan bagian penting dari shalat yang dapat menambah kekhusyukan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dengan memahami dan mengamalkan doa ini, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadahnya.
Bacalah doa iftitah dengan penuh penghayatan agar shalat menjadi lebih bermakna. Jangan lupa untuk selalu mengamalkan doa ini dalam setiap salat kita. (Erna)
Baca Juga: 2 Bacaan Doa Awal dan Akhir Tahun 2025: Arab, Latin, dan Indonesia
