Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Itikaf di Masjid dan Ibadah yang Disunahkan Selama Iktikaf

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan Doa Itikaf di Masjid. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Rumman Amin
zoom-in-whitePerbesar
Bacaan Doa Itikaf di Masjid. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Rumman Amin

Jika ingin mendapatkan keberkahan dari bulan Ramadan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt., maka wajib mengetahui bacaan doa itikaf di masjid. Iktikaf merupakan salah satu ibadah sunah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadan.

Ibadah ini dilakukan dengan cara menetap sementara di masjid. Selama menetap bisa melakukan berbagai ibadah untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Bacaan Doa Itikaf di Masjid dan Ibadah yang Disunnahkan

Bacaan Doa Itikaf di Masjid. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Rumman Amin

Sebelum membahas mengenai bacaan doa iktikaf di masjid, sebaiknya mengetahui lebih dulu makna iktikaf. Dikutip dari buku Fikih Puasa Ramadhan, Itikaf, dan Lailatul Qadar, Wafi Marzuqi dkk., (2024) itikaf bisa diartikan sebagai menetap dalam masjid.

Waktu iktikaf yang paling afdal adalah sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Hal ini sesuai dengan hadis Abdullah bin Umar dan Aisyah, Jika seseorang melakukan iktikaf selain sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan maka tidak masalah, hanya saja kurang afdal.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ اْلعَشَرَ اْلأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ. [رواه مسلم]

Artinya: "Bahwa Nabi saw melakukan iktikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan iktikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim)

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beriktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari dan Muslim)

Setelah mengetahui makna dari iktikaf di masjid, berikut ini adalah bacaan doa itikaf di masjid yang wajib diketahui umat Islam.

1. Bacaan Doa Niat Iktikaf di Masjid

نَوَيْتُ الاِعْتِكَافَ فِي هذَا المَسْجِدِ لِلّهِ تَعَالَى

Nawaitul i'tikaafa fii haadzal masjidi lillaahi ta'aalaa

Artinya: Saya niat iktikaf di masjid ini karena Allah Swt.

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ مَا دُمْتُ فِيهِ

Nawaitu an a'takifa fii haadzal masjidi maa dumtu fiihi

Artinya: Saya niat iktikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya.

2. Bacaan Doa Lailatulqadar

Allahumma Bariklana fi Syahri Romadhana wa Ballighna Lailatal Qadr wa 'Ibadatan Fiha.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Ramadan ini dan pertemukanlah kami dengan Lailatulqadar dan beribadah di malamnya."

Terkait dengan ibadah yang dianjurkan selama iktikaf ada beberapa, pertama adalah melakukan salat malam kemudian dilanjutkan dengan berzikir. Tidak lupa dianjurkan untuk membaca Al-Qur'an.

Baca juga: Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-23 hingga 30 Ramadan

Demikian adalah ulasan mengenai bacaan doa itikaf di masjid selama bulan Ramadan yang wajib diketahui umat Islam. (WWN)