Konten dari Pengguna

Bacaan Istighosah untuk Mendekatkan Diri kepada Allah Swt.

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bacaan Istighosah. Sumber: Unsplash/Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bacaan Istighosah. Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Bacaan istighosah merupakan pengetahuan penting bagi pemeluk agama Islam karena dapat menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Bacaan tersebut tersusun dari berbagai macam lafal, mulai dari kalimat istigfar sampai dengan surat-surat Al-Qur’an.

Umat muslim biasanya membaca bacaan tersebut pada acara-acara penting atau keadaan yang sulit. Hal itu selaras dengan makna istighosah yang merujuk pada permintaan pertolongan kepada Allah Swt. untuk menghilangkan musibah atau bencana.

Contoh Bacaan Istighosah beserta Artinya

Ilustrasi Bacaan Istighosah. Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Bacaan istighosah dalam ajaran Islam terdiri dari berbagai macam lafal. Beberapa contoh adaalah lafal istigfar, selawat Nabi, Surat Yasin, Surat Al Insyirah, Surat Al Ashr, Surat Al Fil, Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, Surat An Nas, dan surat lainnya dalam Al-Qur’an.

Kondisi tersebut membuat bacaan istigasah biasanya sudah terangkum dalam satu buku doa. Salah satu contoh adalah buku Yasin. Selain itu, banyaknya bacaan membuat proses menghafal, membaca, dan/atau melafalkan istigasah membutuhkan waktu lama.

Walaupun demikian, umat muslim tetap bisa mempelajarinya satu per satu. Dikutip dari buku Surah Yasin Tajwid Warna & Tahlil Plus Doa Ayat-Ayat Rezeki, Ali, dkk. (2015: 53 – 54), berikut beberapa bacaan istigasah sebagai pelengkap referensi dalam belajar.

1. Kalimat “Istaghfiru

Istaghfiru robbakum innahu kaana ghoffaaro.

Artinya: “Mohonlah ampunan kepada Tuhan-Mu karena sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun”.

2. Kalimat Istigfar

Astaghfirullaahal ‘adhiim (70 kali)

Artinya: “Hamba mohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung”.

3. Kalimat “Laa Haulaa”

Laa haulaa walaa quwwata illaa bil-laahil ‘aliyyil ‘adhiim (11 kali)

Artinya: “Tiada daya upaya di dalam menjalankan ibadah dan tiada kekuatan untuk meninggalkan maksiat, melainkan atas pertolongan Allah yang Maha Luhur & Maha Agung.”

4. Kalimat Selawat

Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim (11 kali)

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Selintas tentang Istigasah

Ilustrasi Bacaan Istighosah. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Istigasah merupakan contoh kegiatan yang memiliki nilai kebaikan dalam ajaran Islam. Penulisan istigasah dalam huruf Latin, yaitu istighosah.

Dikutip dari buku Surat Yaasiin Tahlil dan Istighosah, Ihsan dan Mochtar (2013: 9), menurut Syeihkul Islam Ibnu Taimiah, istighosah adalah meminta pertolongan dalam rangka untuk menghilangkan musibah atau bencana.

Arti istigasah dalam bahasa Indonesia pun selaras dengan Syeihkul Islam Ibnu Taimah. Istigasah dalam bahasa Indonesia mempunyai arti sebagai doa untuk memohon pertolongan kepada Allah Swt.

Permohonan tersebut dilakukan dengan membaca berbagai macam bacaan, mulai dari kalimat istigfar, selawat, serta surat-surat Al-Qur’an. Umat muslim biasa membaca bacaan istigasah saat acara penting atau memohon perlindungan Allah Swt. dari mara bahaya.

Baca juga: Doa Shalat Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan istighosah memang panjang dan mencakup berbagai macam lafal. Walaupun demikian, umat muslim tetap dapat mempelajarinya secara bertahap. Contohnya, mulai mengenal bacaan-bacaan yang singkat terlebih dahulu. Wallahu a’lam bishawab. (AA)