Bacaan Rukuk dan Sujud Sesuai Sunnah Nabi beserta Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan rukuk dan sujud merupakan bagian penting dalam salat yang mencerminkan kepatuhan serta penghormatan seorang hamba kepada Allah Swt.
Memahami dan mengamalkan bacaan serta gerakan ini dengan tepat tidak hanya menyempurnakan ibadah salat, tetapi juga mendekatkan kita kepada Allah sekaligus menghadirkan ketenangan batin.
Dikutip dari staimuttaqien,Bacaan-bacaan dalam shalat (Kajian Bahasa dan Nilai-Nilai Pendidikan) oleh Abdul Kosim(Januari 2022).Setiap umat Islam harus senantiasa meningkatkan kualitas salatnya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bacaan Rukuk dan Sujud Sesuai Sunnah Nabi be
Setiap Muslim diwajibkan untuk menghafal bacaan rukuk dan sujud, karena keduanya merupakan rukun salat yang harus dilakukan dengan benar.
Jika salah satu dari rukun ini tidak dilaksanakan, maka salat menjadi batal secara syar’i dan tidak dapat diganti dengan sujud sahwi. Namun, banyak umat Islam yang kerap tertukar dalam melafalkan bacaan rukuk dan sujud, mengingat keduanya memiliki kemiripan.
Bacaan Rukuk
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal 'adhiimi wabihamdihi (3x)
Artinya: Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya
Bacaan rukuk diucapkan saat melaksanakan gerakan rukuk, yang dilakukan setelah berdiri membaca Al-Fatihah dan sebelum melakukan gerakan iktidal. Gerakan rukuk dimulai dengan mengangkat tangan sambil mengucapkan takbir.
Gerakan rukuk harus dilakukan dengan tuma’ninah, yang berarti sikap tenang dan khusyuk dalam melaksanakan salat. Tuma’ninah ini harus diterapkan setidaknya sampai bacaan rukuk selesai dibaca, dan juga penting diterapkan pada gerakan salat lainnya.
Sunnah-sunnah rukuk
Mengangkat Tangan Saat Memulai Rukuk
Sebelum rukuk, disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan setinggi telinga atau bahu sambil mengucapkan takbir "Allahu Akbar", sebagaimana dilakukan saat takbiratul ihram di awal salat.
Menempatkan Tangan pada Lutut, Bukan Paha
Ketika rukuk, disunnahkan untuk menggenggam lutut dengan kedua tangan, bukan paha. Pastikan jari-jari tangan direnggangkan, tangan lurus, dan siku tidak ditekuk, sesuai dengan petunjuk dari Nabi Muhammad.
Memastikan Punggung dan Kepala Sejajar
Selama rukuk, posisi punggung dan kepala harus sejajar dan mendatar. Tidak boleh ada bagian tubuh yang terlalu condong ke bawah atau ke atas agar gerakan rukuk sesuai dengan sunnah.
Pandangan Dituju ke Tempat Sujud
Disunnahkan untuk memandang ke tempat sujud saat rukuk, hal ini untuk menjaga kekhusyukan dan fokus dalam shalat.
Menundukkan Tubuh dengan Posisi yang Tepat
Tubuh harus dibungkukkan sekitar 90 derajat, tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi. Gerakan rukuk ini harus dilakukan dengan tuma’ninah, yakni dengan sikap tenang dan tidak terburu-buru.
Membaca Bacaan Rukuk dengan Penuh Kekhusyukan
Bacaan utama dalam rukuk adalah "Subhaana rabbiyal ‘azhiim", yang diulang tiga kali. Disunnahkan untuk melafalkan bacaan ini dengan penuh penghayatan. Anda juga bisa menambahkan bacaan seperti "Subhaana rabbiyal ‘azhiim wa bihamdi".
Tuma’ninah dalam Setiap Gerakan
Tuma’ninah berarti melakukan setiap gerakan dengan tenang dan mantap. Dalam rukuk, disunnahkan untuk berhenti sejenak dengan tuma’ninah sampai bacaan rukuk selesai, dan ini juga berlaku pada gerakan salat lainnya.
Tidak Terburu-buru atau Terlalu Lama dalam Rukuk
Disunnahkan untuk tidak melakukan rukuk dengan terburu-buru atau terlalu lama. Waktu rukuk harus cukup, menjaga kualitas salat tanpa berlarut-larut.
Posisi Kaki yang Tegak Lurus
Kaki harus tetap tegak lurus dan stabil saat rukuk, menjaga keseimbangan tubuh agar tidak tertekuk atau terangkat.
Membaca Doa Setelah Rukuk
Setelah rukuk, disunnahkan untuk membaca doa "Rabbana lakal hamd" (Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji) sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Bacaan Sujud
وَيَقُوْلُ: سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى
“Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdihi (3x)
artinya: Mahasuci Rabbku Yang Maha tinggi
Sujud adalah salah satu gerakan penting dalam shalat yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah Swt. Bacaan sujud dibaca saat kamu melakukan gerakan sujud, yang dilakukan setelah gerakan iktidal dan sebelum duduk di antara dua sujud. Seperti bacaan rukuk, bacaan sujud juga diulang tiga kali.
Sunnah-sunnah Sujud
Mengangkat Kedua Tangan Sebelum Sujud
Sebelum sujud, disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga atau bahu sambil mengucapkan takbir, serupa dengan gerakan takbir saat memulai salat.
Meletakkan Dahi dan Hidung ke Tanah
Dalam sujud, dianjurkan untuk menempelkan dahi dan hidung di tanah atau sajadah sebagai tanda penghambaan dan ketundukan kepada Allah Swt. Sujud adalah saat yang paling dekat antara seorang hamba dan Tuhannya.
Menyentuhkan Telapak Tangan, Lutut, dan Kaki ke Tanah
Disunnahkan untuk menempelkan telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki pada tanah atau sajadah selama sujud, memastikan seluruh tubuh dalam posisi yang tepat.
Menghadap Kiblat dengan Jari-Jari Kaki
Saat sujud, jari-jari kaki sebaiknya menghadap kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan gerakan.
Memisahkan Lengan dari Tubuh
Posisi lengan saat sujud harus terpisah dari tubuh, yaitu tidak menempel pada tubuh, dengan posisi siku yang terangkat.
Jari-Jari Tangan Terbuka
Sunnah lainnya adalah menjaga jari-jari tangan tetap terbuka dan tidak menggenggam atau membentuk kepalan tangan.
Menjaga Punggung dan Kepala Sejajar
Pastikan posisi punggung dan kepala sejajar saat sujud, tanpa ada bagian tubuh yang terangkat atau tertekuk. Ini membantu menciptakan gerakan sujud yang sempurna.
Melakukan Sujud dengan Tuma'ninah
Sujud harus dilakukan dengan tenang dan tidak terburu-buru (tuma’ninah). Luangkan waktu sejenak untuk memastikan posisi tubuh mantap sebelum melanjutkan ke gerakan berikutnya.
Membaca Bacaan Sujud dengan Khusyuk
Bacaan sujud, "Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdi", hendaknya dibaca dengan penuh kekhusyukan dan penghayatan.
Kedua Lutut dan Punggung Harus Rata
Pastikan lutut dan punggung sejajar dan rata dengan lantai saat sujud. Hal ini penting agar gerakan sujud dilakukan dengan tepat.
Mengangkat Ujung Jari Kaki
Sunnah lainnya adalah mengangkat ujung jari kaki agar tetap menghadap kiblat selama sujud.
Kepala Menempel Penuh pada Tempat Sujud
Kepala harus menempel sepenuhnya di tempat sujud, sebagai tanda penghormatan dan penghambaan kepada Allah.
Melakukan Dua Sujud dalam Setiap Rakaat
Disunnahkan untuk melakukan dua kali sujud dalam setiap rakaat, masing-masing dengan posisi yang sempurna dan penuh kekhusyukan.
Tata Cara Rukuk dan Sujud Sesuai Sunnah Nabi
Rukuk
Posisi Berdiri (Setelah Membaca Al-Fatihah)
Mengangkat Tangan untuk Takbir
Melakukan Gerakan Ruku
Tuma'ninah dalam Ruku
Bacaan Ruku
Posisi Tangan dan Kaki
Berhenti dengan Tuma'ninah
Melanjutkan ke Iktidal
Sujud
Posisi Setelah Ruku (Iktidal)
Mengangkat Tangan untuk Takbir
Melakukan Gerakan Sujud
Tuma'ninah dalam Sujud
Bacaan Sujud
Posisi Kepala, Tangan, dan Kaki
Tuma'ninah dalam Sujud
Melanjutkan Gerakan Setelah Sujud
Sebagai penutup, menjalankan tata cara dan bacaan rukuk serta sujud sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW sangat penting untuk memastikan ibadah shalat kita sempurna.
Setiap gerakan dan bacaan yang dilakukan dengan penuh ketenangan, kekhusyukan, dan pemahaman akan membawa kita lebih dekat kepada Allah SWT.(MRS)
Baca juga: Doa Setelah Sholat Istikharah yang Dapat Diamalkan oleh Setiap Pemeluk Islam
