Konten dari Pengguna

Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur? Ini Dalilnya dalam Islam

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur, sumber gambar: Unsplash/ Errick Larregu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur, sumber gambar: Unsplash/ Errick Larregu

Bolehkah mandi junub setelah sahur? Tidak sedikit umat muslim yang belum memahami hukum melakukan hal tersebut. Mandi junub perlu dilakukan ketika seseorang telah selesai haid, nifas, atau bahkan jima’.

Saat sedang mengalami hadas besar dan belum mandi junub, maka ia tidak bisa menunaikan beberapa jenis ibadah. Contohnya, seperti salat, membaca Al-Qur'an, dan berpuasa.

Dalil tentang Mandi Junub setelah Sahur

Ilustrasi Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur, sumber gambar: Unsplash/ Andrea Davis

Bolehkah mandi junub setelah sahur? Mengutip buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Tim Duta Madani (2017), mandi junub dilakukan ketika seorang muslim terkena hadast besar. Bahkan, Allah Swt. mengizinkan hamba-Nya untuk menggauli istri mereka di malam bulan Ramadan. Allah Swt berfirman:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya: "Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan napsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa." (QS Al Baqarah ayat 187)

Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur?

Ilustrasi Bolehkah Mandi Junub setelah Sahur, sumber gambar: Unsplash/ Lotus Design

Mengenai mandi junub setelah sahur, jika air terlalu dingin atau karena alasan tertentu, sebagian orang akan mandi junub pada waktu akhir, yakni sebelum fajar.

Terkait perkara tersebut, jumhur ulama’ berpendapat bahwa keempat mazhab memperbolehkan seorang muslim menunda mandi wajib hingga sesudah terbit fajar. Sebab, mandi wajib tidak memengaruhi sah atau tidaknya puasa seseorang.

Hal ini mengacu pada hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, bahwasanya, "Nabi Muhammad Saw. pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima'. Kemudian (setelah waktu Subuh tiba) beliau mandi dan berpuasa." (HR Bukhari dan Muslim).

Jika ketiduran dan bangun setelah masuk waktu subuh, maka puasanya tetap sah. Dengan catatan, sejak masuk imsak hingga bangun dari tidur tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Berhubungan suami istri setelah sahur masih diperbolehkan, tetapi syaratnya segera menyudahi kegiatan tersebut sebelum imsak. Lalu, segera mandi junub untuk melaksanakan puasa Ramadan.

Baca juga: Tata Cara Mandi Junub Perempuan yang Benar

Itulah jawaban terkait bolehkah mandi junub setelah sahur. Dengan memahami hukum tersebut, maka umat muslim dapat menjalankan puasa Ramadan dengan lancar sesuai kaidah Islam. (DLA)