Doa agar Cepat Haid dalam Agama Islam beserta Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masih banyak perempuan yang belum mengetahui terkait doa agar cepat haid. Haid atau sering disebut juga menstruasi merupakan sebuah siklus bulanan yang umum terjadi di kalangan para perempuan.
Namun, tak jarang sebagian perempuan memiliki siklus haid tidak teratur. Jika hal ini terjadi, biasanya akan menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan tersendiri dari dalam diri. Dalam Islam, terdapat doa yang bisa digunakan untuk memohon agar cepat haid.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Doa Agar Cepat Haid Lengkap dengan Artinya
Doa agar cepat haid masih terdengar asing di telinga sebagian masyarakat. Doa agar cepat haid ini bisa dipanjatkan saat mengalami siklus haid yang tidak teratur, terlambat, atau bahkan macet.
Mengutip dari Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Ilham, dkk. (2023), menstruasi adalah keluarnya darah, mukus, dan debris sel dari endometrium, disertai dengan deskuamasi (deskuamasi) periodik dan siklik endometrium yang dimulai kira-kira 14 hari setelah ovulasi.
Dalam fiqh Islam istilah menstruasi disebut juga dengan kata “haid”. Haid adalah masdar dari kata ha-dha, yahi-dhu, haidon, misalnya hadlatil mar’atu (perempuan itu sudah haid). Secara bahasa haid adalah air yang mengalir (Wahbah, 2007).
Adapun menurut istilah syara’, haid ialah darah yang keluar dari ujung rahim perempuan ketika sehat, bukan semasa melahirkan bayi atau bukan semasa sakit. Dan darah tersebut keluar dalam masa yang tertentu.
Mazhab Maliki mendefinisikan haid adalah darah yang keluar pada perempuan dengan sendirinya pada waktu tertentu. Sedangkan Mazhab Syafi’i mendefinisikan haid adalah darah yang keluar dari rahim perempuan di mana darah yang keluar bukan penyakit.
Haid dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak empat kali dalam dua ayat, sekali dalam bentuk fi’l mudhari (yahid) dan tiga kali dalam bentuk ism mashdar (al-mahidh).
Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa sekelompok sahabat Nabi bertanya kepada Nabi tentang perilaku orang yang tidak mau makan bersama dan dan bergaul dengan istrinya di rumah ketika si istri haid.
Maka turunlah ayat ini “mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah: haid itu adalah kotoran. Oleh karena itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci.
Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka ditempat yang diperintahkan oleh Allah kepada mu, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orangorang yang mensucikan”(Q.S. Al-Baqarah: 222). (HR Sunan Ibnu Majah)
Pola haid atau menstruasi yang normal pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Dialami setiap wanita antara usia 9 tahun (paling muda) sampai usia 55 tahun (paling tua)
Siklus waktu haid yang normal adalah per 28 hari dalam setiap bulan
Masa haid paling pendek sehari semalam dan paling panjang 15 hari
Menstruasi bisa saja mengalami siklus yang tidak teratur. Pada umumnya, hal tersebut diperngaruhi oleh beberapa faktor. Seperti misalnya terlalu banyak pikiran, stress, waktu tidur yang tidak teratur, dan faktor-faktor lain.
Menurut ahli medis, permulaan masa haid (menarche) bagi masing-masing wanita adalah berbeda, jenis suku bangsa, kesehatan lingkungan, ras, iklim, serta daerah ikut mempengaruhinya.
Di Indonesia misalnya, permulaan masa haid antara 13 sampai 15 tahun karena pengaruh iklim tropis.
Haid merupakan barometer kesehatan dari seorang perempuan. Aspek kesehatan pada wanita adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial, serta bagian terpenting dari kesehatan wanita adalah kesehatan reproduksi.
Perempuan harus mengetahui pola dan jarak dari haid kita dengan cara mencatat waktu haid. Adapun doa-doa yang bisa dipanjatkan agar cepat haid adalah berikut ini:
رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Latin: Robbi annii massani yadh dhurru wa anta arhamar roohimiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."
اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذهِبِ البَأسَ اشفِ أَنتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا
Latin: Allahumma rabbannasi, adzhibil ba'sa isyfi anta asy-syafi la syifa'a illa syifauka syifaan la yughadiru saqoman.
Artinya: "Ya Allah Tuhannya manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkau dzat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit." (HR. Bukhari).
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Allahumma inni a’uudzu bika min zawaali ni’matika wa tahawwuli ‘aafiyatika wa fujaa’ati niqmatik wa jamii’i sakhothik
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.” (HR. Muslim Nomor 2739)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ .الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.
Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang.
Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta perolongan.
Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
Selain membaca doa, bisa juga dengan melakukan beberapa hal untuk membantu melancarkan haid, seperti:
Mengonsumsi makanan bergizi
Olahraga secara teratur
Mengelola stres
Menjaga berat badan seimbang
Minum air dengan cukup
Mengonsumsi vitamin D
Amalan Perempuan yang Sedang Haid
Berikut adalah beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan oleh para perempuan yang sedang haid supaya tetap bisa mencari pahala meskipun tidak salat:
Sedekah
Amalan pertama bagi perempuan yang sedang haid adalah bersedekah. Sedekah secara sederhana diartikan dengan memberi sesuatu yang bermanfaat kepada orang lain yang sedang membutuhkan.
Bersedekah menjadi amalan tak terbatas, alias boleh dilakukan oleh siapapun termasuk perempuan yang sedang menstruasi atau haid.
Sikap peduli terhadap permasalahan saudara adalah bentuk sedekah. Bahkan sekedar memberi tempat duduk kepada lansia di kendaraan umum adalah bentuk sedekah. Termasuk memberi senyum kepada seseorang yang kita sapa.
Berbuat Baik
Segala perbuatan yang diniatkan untuk kebaikan dan mengharap rida Allah Swt pastilah bernilai ibadah. Berangkat sekolah, kuliah, kerja, membantu orang tua atau melayani suami adalah bentuk kebaikan.
Mengulang Hafalan Al-Qur'an
Perempuan tetap bisa mendapat pahala dari Al-Quran saat sedang dalam masa haid, yaitu dengan melakukan murajaah hafalan atau membaca Al-Quran terjemah sebagai pengganti amalan membaca Al-Quran.
Berdoa
Tentu amalan ini sering kita kerjakan, karena doa bukanlah tuntutan melainkan kebutuhan bagi manusia. Syarat utama berdoa adalah meyakini bahwa Allah Swt pasti mendengar doa kita dan melakukannya dengan ikhlas.
Zikir
Zikir atau banyak mengingat dan menyebut nama Allah SWT adalah amalan yang dapat perempuan kerjakan saat sedang haid. Dengan berzikir, hati akan memperoleh ketentraman dan ketenangan yang hakiki. Selain itu juga memperbanyak pahala.
Melantunkan sholawat dan dzikir bukanlah larangan saaat dalam kondisi haid. Perempuan bisa mengamalkan sebanyak-banyaknya kalimat thayyibah seperti tahmid, tasbih, takbir, dan lainnya sebagi amalan pengganti shalat. Rasulullah saw bersabda:
: [ يسبح مائة تسبيحة فيكتب له ألف حسنة أو يحط عنه ألف خطيئة ] رواه مسلم
“Bertasbih 100 kali maka ditulislah untuknya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan.” (HR Imam Muslim)
Istighfar
Selain berzikir da bersholawat, mengucapkan banyak istighfar adalah salah satu amalan yang diperbolehkan untuk perempuan yang sedang haid. Istighfar merupakan salah satu upaya memohon ampun kepada Allah Swt.
Perlu diperhatikan dalam mengucapkan istighfar ini dengan sungguh-sungguh dan dengan keyakinan bahwa diri sendiri merupakan manusia yang banyak salah dan memohon ampun kepada Allah Swt.
Dalam haditsnya, Rasulullah SAW menjelaskan 3 keutamaan bagi seseorang yang istiqamah dalam membaca istighfar. Bunyi haditsnya sebagaimana berikut:
من لزم الاستغفار جعل الله له من كل ضيق مخرجا ومن كل هم فرجا ورزقه من حيث لا يحتسب
“Barangsiapa yang istikamah membaca Istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari setiap kesulitan, Allah akan memberinya kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan Allah akan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (HR Imam Abu Dawud).
Menjaga kebersihan
Menjaga kebersihan adalah salah satu amalan yang dianjurkan saat sedang dalam masa haid. Seperti bersisir dan memotong kuku. Banyak yang keliru dengan persepsi yang mengharamkan bersisir dan memotong kuku, padahal hal tersebut hanyalah mitos.
Disebutkan dalam hadits dari A’isyah, bahwa ketika Aisyah mengikuti haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sesampainya di Makkah beliau mengalami haid. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya:
…..دعي عمرتك وانقضي رأسك وامتشطي
“Tinggalkan umrahmu, lepas ikatan rambutmu dan ber-sisir-lah…” (HR Bukhari 317 & Muslim 1211)
Demikian adalah bacaan doa agar cepat haid beserta amalan-amalan yang bisa dilakukan ketika haid. (Nisa)
Baca juga: Doa Naik Kendaraan Darat Lengkap yang Dianjurkan untuk Dikerjakan
