Doa dan Dzikir Setelah Sholat Qobliyah Subuh: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat qobliyah subuh merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setelah melaksanakan sholat sunah ini, umat Islam dianjurkan untuk doa dan dzikir setelah sholat qobliyah Subuh sesuai dengan ajaran nabi.
Amalan ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah tambahan yang harus dikerjakan umat Islam. Namun, juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta memulai hari dengan penuh keberkahan dan perlindungan-Nya.
Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Qobliyah Subuh untuk Diamalkan
Setelah salat qobliyah subuh, bacaan zikir yang bisa diamalkan meliputi beberapa rangkaian. Untuk lebih lengkapnya, simak doa dan dzikir setelah sholat qobliyah Subuh di bawah ini.
1. Dzikir Setelah Qobliyah Subuh
Setelah menunaikan dua rakaat tersebut, sangat dianjurkan untuk melanjutkan dengan zikir dan doa. Bacaan zikir yang bisa diamalkan antara lain:
"Ya Hayyu Ya Qayyum, Laa Ilaaha Illa Anta" (dibaca 40 kali)
Surah Al-Ikhlas (11 kali)
Surah Al-Falaq (1 kali)
Surah An-Naas (1 kali)
"Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhiim, Astaghfirullah" (100 kali)
2. Doa Setelah Qobliyah Subuh
Mengutip dari situs jabar.nu.or.id, inilah doa yang dibaca Rasulullah saw setelah melaksanakan shalat qabliyah Subuh.
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي بِهَا قَلْبِي وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِي وَتَلُمُّ بِهَا شَعَثِي وَتَرُدُّ بِهَا أُلْفَتِي وَتُصْلِحُ بِهَا دِينِي وَتَحْفَظُ بِهَا غَائِبِي وَتَرْفَعُ بِهَا شَاهِدَيْ وَتُزَكِّي بِهَا عَمَلِي وَتُبَيِّضُ بِهَا وَجْهِي وَتُلْهِمُنِي بِهَا رُشْدِي وَتَعْصِمُنِي بِهَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ اللَّهُمَّ أَعْطِنِي إِيمَانًا صَادِقًا وَيَقِينًا لَيْسَ بَعْدَهُ كُفْرٌ وَرَحْمَةً أَنَالُ بِهَا شَرَفَ كَرَامَتِكَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْفَوْزَ عِنْدَ اللِّقَاءِ وَمَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَعَيْشَ السُّعَدَاءِ وَالنَّصْرَ عَلَى الأَعْدَاءِ وَمُرَافَقَةَ الأَنْبِيَاءِ
Latin: Allahumma inni as-aluka rahmatan min ‘indika tahdī bihā qalbī, wa tajma‘u bihā shamli, wa talummu bihā sya‘thi, wa taruddu bihā ulfatī, wa tushlihu bihā dīnī, wa tahfazhu bihā ghā’ibī, wa tarfa‘u bihā syāhidī, wa tuzakkī bihā ‘amalī, wa tubayyidhu bihā wajhī, wa tulhimunī bihā rushdī, wa ta‘shimunī bihā min kulli sū’.
Allahumma a‘thinī īmānan shādiqan, wa yaqīnan laisa ba‘dahu kufrun, wa rahmatan anālu bihā syarafa karāmatika fī al-dunyā wa al-ākhirah. Allahumma innī as-aluka al-fawza ‘inda al-liqā’, wa manāzila al-syuhadā’, wa ‘aysya al-su‘adā’, wa al-nashra ‘ala al-a‘dā’, wa murāfaqata al-anbiyā’.
Artinya: “Ya Allah. Aku meminta pada-Mu kerahmatan di sisi-Mu yang dapat menunjukkan hatiku, mengumpulkan yang terserak dariku, memperbaiki apa yang kusut padaku mengembalikan padaku kesenanganku, memperbaiki agamaku, menjaga batinku (dari sifat-sifat buruk), mengangkat lahiriahku (dengan amal baik), mensucikan amalku, memutihkan wajahku, mengilhamkan petunjuk padaku, dan menjagaku dari segala kejelekan.
“Ya Allah berikanlah padaku iman yang sungguh-sungguh dan keyakinan yang tidak diikuti oleh kekafiran dan Rahmat yang dengannya Aku memperoleh kemuliaan-Mu di dunia dan di akhirat. Ya Allah Aku memohon pada-Mu sebuah keberuntungan ketika perjumpaan (dengan-Mu), derajat para syuhada’, kehidupan orang-orang yang bahagia, pertolongan atas musuh dan berdampingan dengan para nabi (di surga).
Baca juga: Dzikir Sayyidul Istighfar dalam Memohon Ampunan Allah: Arab, Latin, dan Artinya
Dengan mengamalkan doa dan dzikir setelah sholat qobliyah Subuh, umat muslim tidak hanya menghidupkan sunah Rasulullah, tetapi juga memulai hari dengan ketenangan, perlindungan, dan harapan akan keberkahan dari Allah Swt. Aamiin. (RIZ)
