Konten dari Pengguna

Doa dan Salam Ziarah Kubur Sesuai Sunah Rasulullah

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salam ziarah kubur. Sumber: masjid maba/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salam ziarah kubur. Sumber: masjid maba/unsplash

Ziarah kubur adalah salah satu tradisi umat muslim. Dalam praktiknya, ada doa dan salam ziarah kubur yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

Ziarah kubur memiliki banyak hikmah. Dalam ziarah kubur, umat muslim dapat merenungi kematian yang pasti terjadi kepada dirinya.

Ini Doa dan Salam Ziarah Kubur Sesuai Sunah Rasulullah

Ilustrasi salam ziarah kubur. Sumber: masjid pogung dalangan/unsplash

Kapan, di mana, dan bagaimana kematian yang terjadi hanya Allah swt yang tahu. Karena itu, ziarah kubur selain sebagai sarana wasilah untuk mendoakan pendahulu, juga dapat untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan sebagai bekal sebelum ajal menjemput.

Mengutip buku Memaknai Kematian, Jalaluddin Rakhmat (2008), ziarah kubur adalah sunah Rasulullah saw. sehingga beliau diriwayatkan sering menyapa penduduk makam.

Dalam Sahih Muslim, dipaparkan bahwa setiap kali keluar rumah pada akhir malam menuju Baqi’ (makam para sahabat di Madinah yang kini menjadi makam Rasulullah sendiri), Rasulullah saw menyapa penduduk makam dengan salam ziarah kubur berikut ini.

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn

Artinya, "Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum Mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian".

Setelah membaca salam ini, Rasulullah saw lalu menyambungnya dengan berdoa “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’.” Doa ini dapat umat muslim ganti dengan memohonkan ampun kepada para ahli kubur tempat peziarah berkunjung.

Dalam redaksi lain, Rasulullah saw juga mengajarkan doa dan salam dengan substansi yang tetap mirip. Doa dan salam tersebut adalah sebagai berikut.

السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ

Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn

Artinya, "Assalamu’alaikum, hai para Mukmin dan Muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian."

Baca Juga: 6 Adab Ziarah Kubur sesuai Ajaran Rasulullah

Karena telah diajarkan oleh Rasulullah saw sendiri, umat muslim dapat mengamalkan doa dan salam ziarah kubur ini saat melewati atau berkunjung ke makam. (ARD)