Konten dari Pengguna

Doa Istinja: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Istinja. Sumber: Unsplash/Lotus Design N Print
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Istinja. Sumber: Unsplash/Lotus Design N Print

Islam memiliki penjelasan tentang tata cara untuk menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk tentang doa. Doa dalam ajaran Islam bukan hanya saat memohon ampunan atau keselamatan, melainkan juga meliputi doa istinja.

Istinja menurut bahasa Indonesia memiliki arti sebagai membersihkan dubur atau kemaluan setelah buang air, baik besar maupun kecil. Doa saat membersihkan diri tersebut memuat permohonan untuk menghindari perbuatan keji.

Doa Istinja yang Dapat Dibaca ketika Membersihkan Diri

Ilustrasi Doa Istinja. Sumber: Unsplash/Sanibell BV

Salah satu ajaran Islam adalah selalu menjaga kebersihan dan kesucian diri dari segala bentuk hadas, baik hadas besar maupun hadas kecil. Selain mengajarkan untuk wudu, Islam pun mengajarkan pemeluknya untuk istinja dengan baik serta benar.

Dikutip dari buku Fikih Empat Madzhab Jilid 1, Al-Juzairi (2015: 142), istinja adalah istilah untuk membersihkan sesuatu yang keluar dari salah satu dua lubang (kubul dan dubur) dari tempat keluarnya najis tersebut.

Ketika membersihkan diri, ada amalan berupa doa istinja. Dikutip dari buku Doa dan Zikir Mustajab: Dibaca Sehari-hari Sepanjang Masa, Wijayanti (2024: 15), berikut ini adalah bacaan doa untuk istinja yang lengkap dengan Arab, Latin, dan terjemahannya.

اَللّٰهُمَّ حَسِّنْ فَرْجِىْ مِنَ الْفَوَاخِشِ وَظَهِّرْ قَلْبِيْ مِنَ النِّفَاقِ

Allaahumma hassin farjii minal fawaahisyi wa zhahhir qalbii minan nifaaqi.

Terjemahan doa: “Ya Allah, jagalah kemaluanku dari perbuatan keji dan bersihkanlah hatiku dari nifak”.

Nifak dalam bahasa Indonesia serupa dengan munafik. Umat muslim dapat membaca doa tersebut untuk memohon perlindungan dari perbuatan keji dan perilaku munafik. Wallahu a’lam bishawab.

Istinja Menurut Pandangan Islam

Ilustrasi Doa Istinja. Sumber: Unsplash/Steven Ungermann

Umat muslim dapat memilih untuk membaca doa atau tidak ketika membersihkan diri. Namun, umat muslim wajib melaksanakan istinja setiap kali selesai buang air besar atau buang air kecil.

Mengutip dari buku yang sama karya Al-Juzairi (2015: 146), beristinja dari segala sesuatu yang keluar dan bersifat najis adalah wajib, meskipun sesuatu yang jarang. Sesuatu yang jarang tersebut mencakup darah, wadi, dan mazi.

Umat muslim dapat melaksanakan istinja dengan menggunakan air suci dan menyucikan. Ciri air yang suci dan menyucikan, yaitu:

  1. Tidak berubah sifatnya (bau, rasa, dan warna);

  2. Tidak tercampur dengan benda lain, termasuk benda najis.

Contoh air suci dan mensucikan adalah air jernih dari sumur, mata air, salju, hujan, atau embun. Oleh karena itu, air menjadi sumber kehidupan penting bagi umat muslim karena berguna untuk membersihkan diri.

Baca juga: Bacaan Doa Mandi Junub Lengkap dengan Tata Caranya sesuai Syariat Islam

Demikian jelas bahwa doa istinja merupakan pengetahuan penting bagi umat muslim. Hal itu berkaitan dengan kondisi bahwa umat muslim sebagai manusia selalu buang air dan perlu membersihkan diri setiap hari, bahkan beberapa kali dalam satu hari. (AA)