Doa Khitanan: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Khitan merupakan ajaran agama yang memiliki banyak manfaat, baik secara fisik maupun spiritual. Membaca doa khitanan sebelum prosesi sunat dilakukan menjadi bentuk permohonan keberkahan dan keselamatan dari Allah.
Melalui Ensiklopedi Occupational Health Nursing, Devanda Faiqh Albyn (2024:65) menjelaskan khitanan sebagai tindakan medis pembedahan kulit yang menutupi kepala penis. Khitan juga dipandang sebagai pencegahan gangguan kesehatan.
Doa Khitanan dan Artinya
Pelaksanaan khitan termasuk ibadah yang dianjurkan dan telah dikenal sejak zaman Nabi Ibrahim as. Berikut ini bacaan doa khitanan lengkap, sebagaimana dikutip dari buku Doa-doa Mustajab Orang Tua untuk Anaknya karya Aulia Fadhli sebagai berikut:
اللَّهُمَّ وَفِّقْنَا لِاجْتِلَابِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا عَنِ اقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِعْذَارَنَا وَسَلَّمْ أُمُوْرَنَا وَصَحِحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُونَنَا وَبَلِّغْ آمَالَنَا وَوَسِعْ أَرْزَاقَنَا بِجُودِكَ يَا جَوَّادُ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ مِنْ أُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْمَعِينَ فِي بَرِكَ وَبَحْرِكَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Allaahumma waffiqnaa lijtilaabil fadhaaili wajan- nibna 'aniqtiraahir radzaail. Rabbanaa taqabbal minnaa I'dzaaranaa wa sallim umuuranaa wa shahhih makhtuuna- naa waqdhi duyuunanaa waballigh aamaalanaa wawassi' arzaaqanaa bijuudika yaa jawwaad. Allaahumma innan nas alukas salaamata wal 'aafiyata 'alainaa wa 'alal hujjaaji wal- ghuzaati wal musaafiriina min ummati sayyidinaa Muhammadin Shallallaahu 'alaihi wa sallama ajma'iina fii barrika wabahrika innaka 'alaa kulli syai in qadiir. Yaa ni'mal maulaa wa ni'man nashiir. Subhaanaka rabbika rabbil 'izzati 'amma yashifuun. Wasalaamun 'alal mursaliin walhamdulillahi rabbil 'aalamiin.
"Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk meraih nilai-nilai keutamaan, dan hindarkanlah kami dari melakukan perilaku-perilaku yang hina. Wahai Tuhan kami, terimalah walimah khitan (I'dzar) kami ini, selamatkanlah urusan-urusan kami, capaikanlah harapan-harapan kami, dan lapangkanlah rezeki-rezeki kami, dengan kemurahan-Mu wahai Tuhan Yang Maha Pemurah. Ya Allah, sungguh kami memohon kepada-Mu kesejahteraan dan keselamatan untuk kami, untuk para jamaah haji, untuk prajurit di medan perang, dan untuk para musafir dari umat Muhammad pemimpin kami Rasulullah saw, semuanya, baik yang berada di daratan maupun di lautan. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai yang mempunyai keagungan dari sifat yang mereka (orang-orang kafir) tuduhkan. Keselamatan atas para utusan dan segala puji bagi Allah, Tuhan segala alam."
Baca juga: Doa Melancarkan Rezeki: Arab, Latin, dan Artinya
Membacakan doa khitanan menjadi bentuk kepasrahan kepada Allah atas segala ikhtiar yang dilakukan. Proses ini bukan hanya tindakan medis, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan menjaga kesehatan. (HAN)
