Doa Mandi Bersih Setelah Haid: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi bersih merupakan kewajiban bagi setiap perempuan muslim yang selesai haid. Seiring dengan keberadaan ajaran tersebut, Islam juga mengajarkan doa mandi bersih setelah haid atau niat mandi bersih.
Niat tersebut sangat penting karena merupakan dari rukun mandi bersih atau mandi wajib. Selaras dengan amalan lain dalam ajaran Islam, niat mandi wajib juga harus karena Allah Swt.
Doa Mandi Bersih Setelah Haid, Perempuan Muslim Harus Tahu
Haid dalam pandangan Islam merupakan jenis hadas besar. Perempuan muslim harus menyucikan diri dari hadas tersebut jika sudah selesai haid. Kegiatan menyucikan diri setelah haid sangat penting supaya diri suci dari hadas dan dapat mendirikan salat.
Cara menyucikan diri setelah haid adalah mandi wajib. Beberapa orang juga kerap menyebutnya dengan mandi bersih. Mandi tersebut merupakan amalan dalam ajaran Islam sehingga memiliki niat atau doa khusus untuk melaksanakannya.
Doa mandi bersih setelah haid memuat narasi “karena Allah Swt.” sebab segala amalan dalam ajaran Islam harus karena Allah. Dikutip dari buku Kumpulan Doa Khusus Wanita, Haq (2024: 56), berikut adalah doa mandi wajib setelah haid beserta Latin dan artinya.
Lafal Arab: نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Bacaan Latin: “Nawaitul ghusla liraf’il hadasil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta’aalaa.”
Arti Bacaan Doa: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar disebabkan oleh haid, wajib karena Allah Ta’ala.”
Setiap perempuan muslim yang telah balig (menstruasi) perlu melafalkan bacaan doa di atas. Hal itu penting karena perempuan rentang usia 10 sampai dengan 55 tahun dapat mengalami menstruasi setiap bulan dan harus selalu mandi setiap selesai haid.
Rukun Mandi Wajib dalam Ajaran Islam bagi Perempuan Muslim
Rukun merupakan aspek yang menjadi dasar setiap kegiatan. Mandi wajib sebagai kegiatan menyucikan diri dalam ajaran Islam pun memiliki rukun. Setiap perempuan muslim yang hendak mandi wajib perlu memenuhi rukun tersebut.
Dikutip dari buku Fikih untuk Madrasah Ibtidaiyah Kelas 4, Shobur (2019: 46), rukun mandi wajib, antara lain:
Niat, yakni menyengaja melakukan mandi wajib untuk menyucikan diri karena Allah Swt.
Menghilangkan najis yang ada pada badan.
Meratakan air ke seluruh anggota badan, mulai dari ujung rambut hingga ujung jari-jari kaki.
Serupa dengan kegiatan bersuci (wudu), perempuan muslim juga harus menggunakan air suci yang menyucikan saat mandi wajib. Contoh air yang suci dan menyucikan adalah air dari mata air, air sungai, atau air hujan. Wallahu a’lam bishawab.
Baca juga: Doa Bercermin Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa mandi bersih setelah haid merupakan pengetahuan penting bagi perempuan muslim, selain doa wudu. Hal itu penting karena doa mandi bersih pun merupakan bagian dari rukun menghilangkan hadas agar perempuan dapat kembali salat setelah selesai haid. (AA)
