Konten dari Pengguna

Doa Mandi Setelah Berhubungan Suami-Istri dan Tata Caranya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Mandi Setelah Berhubungan. Sumber: Pexels/Yankrukov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Mandi Setelah Berhubungan. Sumber: Pexels/Yankrukov

Berhubungan suami-istri adalah kebutuhan biologi bagi pasangan yang sudah menikah. Namun, setelah melakukan hal tersebut diwajibkan untuk mandi junub. Oleh karena itu, penting untuk menghafal cara dan doa mandi setelah berhubungan suami-istri.

Mandi junub berbeda dengan mandi biasa. Terdapat niat yang harus dibaca. Selain itu, terdapat pula tata cara khusus.

Bacaan Doa Mandi Setelah Berhubungan Suami-Istri dan Caranya

Ilustrasi Doa Mandi Setelah Berhubungan. Sumber: Pexels/Yankrukov

Mandi berasal dari bahasa Arab Al-Ghuslu yang artinya adalah mengalirkan air pada sesuatu. Sementara menurut istilah, Al-Ghuslu artinya menuangkan air ke seluruh tubuh dengan tata cara khusus yang tujuannya menghilangkan hadas besar.

Suci dari hadas kecil dan besar adalah syarat sah untuk melakukan ibadah. Untuk menghilangkan hadas besar, harus melakukan mandi wajib atau mandi junub.

Dikutip dari buku Kajian Fiqih: Asrama Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, Nahidloh, et al. (2021:11), atau dalam pengertian lain mandi besar, mandi junub atau mandi wajib adalah mandi dengan menggunakan air suci dan bersih (air mutlak) yang mensucikan dengan mengalirkan air tersebut ke seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Dalam agama Islam, mandi junub tersebut bertujuan untuk menyucikan diri dari segala najis sebelum melakukan salat. Mandi wajib atau mandi junub diwajibkan setelah menstruasi mengeluarkan air mani, dan berhubungan suami-istri.

Berikut doa mandi setelah berhubungan suami-istri dan tata caranya yang wajib dihafal.

1. Niat Mandi Wajib atau Junub

Membaca niat mandi junub. Dalam mazhab Syafi’i, niat dibaca bersama dengan air pertama kali disiram ke tubuh. Berikut bacaan niatnya.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Arab-Latin: Nawaitul-ghusla lirafil ḫadatsil-akbari minal-jinâbati fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah ta'ala."

2. Tata Caranya

  1. Membasuh kedua tangan dengan air.

  2. Membasuh kemaluan.

  3. Mengambil wudu seperti sebelum melakukan salat.

  4. Mengguyur kepala tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadas besar.

  5. Mengguyur bagian badan sebelah kanan tiga kali dan dilanjutkan mengguyur badan sebelah kiri sebanyak tiga kali.

  6. Menggosok-gosok tubuh, termasuk bagian depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.

  7. Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila memiliki).

  8. Mengalirkan air ke seluruh lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Saat mengalirkan air, ada baiknya menghindari menyentuh kemaluan.

  9. Membasuh kaki kanan dan kiri sebanyak tiga kali.

  10. Menghadap ke arah kiblat.

  11. Jangan berlama-lama membasuh diri di kamar mandi.

Baca juga: Niat Mandi Wajib Haid dan Tata Cara Melaksanakannya

Itu tadi adalah doa mandi setelah berhubungan suami-istri dan tata caranya. Setelah melakukan hubungan suami-istri, segera mandi wajib agar sah saat melaksanakan ibadah salat. (FAR)