Konten dari Pengguna

Doa Mimpi Buruk dan Cara Menenangkan Diri setelah Bermimpi Buruk

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Mimpi Buruk. Sumber: Pexels/Alena Darmel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Mimpi Buruk. Sumber: Pexels/Alena Darmel

Mimpi buruk merupakan peristiwa yang terlihat atau terasa saat manusia dalam keadaan tidur. Ketika mengalami mimpi buruk, Islam mengajarkan pemeluknya untuk membaca doa mimpi buruk.

Doa tersebut menjadi bagian dari ajaran Islam untuk membiasakan manusia memohon perlindungan kepada Allah Swt. Selain membaca doa, umat muslim juga dapat melakukan berbagai upaya menenangkan diri saat mengalami mimpi buruk.

Bacaan Doa Mimpi Buruk dalam Ajaran Islam beserta Artinya

Ilustrasi Doa Mimpi Buruk. Sumber: Pexels/Elīna Arāja

Mimpi buruk merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan saat tidur. Pengalaman tersebut membuat manusia merasa resah, gelisah, sedih, bahkan takut. Manusia memang tidak memiliki kemampuan untuk memilih jenis mimpi.

Namun, pemeluk agama Islam dapat mengatasi masalah tersebut dengan memohon perlindungan kepada Allah Swt. Hal tersebut dapat terlihat dari keberadaan bacaan doa mimpi buruk dalam ajaran Islam.

Dikutip dari buku Majmu Syarif, Fakih (2014: 375), berikut adalah bacaan dan arti doa ketika mimpi buruk.

Allaahumma innii a’uudzubika min ‘amalisy syaithaan, wa sayyi-aatil athlaam.

Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

Jika melihat arti doa di atas, jelas bahwa umat muslim perlu memohon perlindungan Allah Swt. dari perbuatan setan serta mimpi buruk. Menurut ajaran Islam, setan memang bisa menimbulkan kekhawatiran melalui mimpi.

Dikutip dari buku 1001 Kesalahan dalam Beribadah dan Bermuamalah, Murad (2009: 368 – 369), ada tiga macam mimpi, antara lain:

  1. Mimpi yang mengisahkan seseorang dalam kegiatan sehari-hari, seperti perdagangan, kemenangan, dan sebagainya.

  2. Mimpi sedih yang berasal dari setan. Setan memberi kesedihan, ketakutan, dan kekhawatiran dalam mimpi. Oleh karena itu, umat muslim perlu meminta perlindungan Allah Swt. dari godaan setan.

  3. Mimpi yang berasal dari Allah Swt. Mimpi dapat baik atau buruk, tetapi kenyataan menunjukkan lebih banyak mimpi baik. Wallahu a’lam bishawab.

Cara Menenangkan Diri setelah Bermimpi Buruk

Ilustrasi Doa Mimpi Buruk. Sumber: Pexels/Alena Darmel

Umat muslim dapat melakukan banyak upaya saat mengalami mimpi buruk selain memanjatkan doa. Berikut adalah empat cara menenangkan diri setelah mimpi buruk yang dapat diupayakan oleh pemeluk agama Islam.

1. Berdoa

Cara pertama untuk menenangkan diri setelah mimpi buruk adalah membaca doa. Selain membaca doa ketika mimpi buruk, umat muslim juga dapat memanjatkan doa bangun tidur. Bacaan doa bangun tidur, yaitu:

Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilayhinnusyuur.

2. Duduk dan Minum Air Putih

Setelah membaca doa, umat muslim juga dapat duduk dan minum air putih agar lebih rileks. Duduk sangat penting untuk mempersiapkan diri beranjak dari tempat tidur. Jika langsung berdiri atau jalan, tubuh dapat merasa pusing.

3. Wudu

Cara selanjutnya adalah wudu. Wudu membantu umat muslim untuk menyucikan diri dari hadas kecil. Sebelum wudu, umat muslim dapat buang air terlebih dahulu agar wudu tidak batal akibat kentut atau buang air.

4. Salat

Setelah wudu, umat muslim dalam mendirikan salat yang sesuai dengan waktunya, seperti:

  • Mendirikan salat tahajud jika terbangun di sepertiga malam;

  • Mendirikan salat subuh jika terbangun di saat fajar (subuh); atau

  • Mendirikan salat taubat.

Baca juga: Doa Para Nabi Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Doa mimpi buruk merupakan pengetahuan penting bagi umat muslim karena dapat menenangkan diri dari kegelisahan, kesedihan, ketakutan, serta perasaan negatif lain setelah mimpi buruk. Doa tersebut memuat permohonan atas perlindungan Allah Swt. (AA)