Doa Puasa 6 Hari Bulan Syawal dan Keutamaan bagi Umat Muslim yang Melaksanakan

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa enam hari bulan Syawal merupakan amal sunah bagi umat muslim. Layaknya amal ibadah, puasa tersebut memiliki lafal niat atau doa khusus. Doa puasa 6 hari bulan Syawal memuat arti khas, yakni “… karena Allah Ta’ala”.
Serupa dengan ibadah puasa dalam ajaran Islam, umat muslim yang melaksanakan puasa Syawal juga harus menahan diri dari segala hawa nafsu dan hal yang membatalkan puasa. Beberapa di antaranya adalah makan, minum, atau muntah dengan sengaja.
Bacaan Doa Puasa 6 Hari Bulan Syawal
Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat muslim. Setelah menyelesaikan puasa Ramadan, umat muslim dapat menambah amal baik dengan mengerjakan ibadah sunah puasa enam hari di bulan Syawal.
Namun, umat muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadan perlu mendahulukan qada daripada puasa sunah. Hal itu penting karena umat muslim yang telah balig dan meninggalkan puasa Ramadan wajib menggantinya.
Dikutip dari buku Rahasia Puasa Sunah, Alim (2023: 41), hal tersebut karena secara tekstual hadis keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal sebagai penyempurna setelah seseorang melaksanakan puasa secara lengkap, sebanyak 29 atau 30 hari di bulan Ramadan. Wallahu a’lam bishawab.
Setelah tuntas utang puasa Ramadan, umat muslim dapat melaksanakan puasa Syawal dengan melafalkan niat atau doa khusus. Niat atau doa puasa 6 hari bulan Syawal, yaitu:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwali lillahi ta’aalaa. (Aku niat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala)
Umat muslim dapat melafalkan niat puasa di atas setiap kali hendak puasa Syawal, baik hari pertama, kedua, maupun seterusnya sampai hari keenam. Cara menunaikan puasa Syawal dapat langsung enam hari berurutan atau enam hari acak.
Contoh enam hari acak adalah Senin – Kamis puasa, Jumat tidak, lalu berpuasa lagi pada hari Sabtu dan Minggu. Hari puasa Syawal boleh tidak berurutan, tetapi enam hari tersebut wajib ada di dalam bulan Syawal dan setelah tanggal 1 Syawal.
Keutamaan Puasa Syawal bagi Umat Muslim
Keutamaan puasa di bulan Syawal bagi umat muslim sangat istimewa. Keutamaan tersebut memiliki sumber berupa hadis. Dikutip dari buku 365 Hadits untuk Gen Z, Rahman dan Imron (2024: 97), berikut hadisnya.
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan, lalu diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, ia seperti berpuasa selama setahun.” (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
19 April 2025 bertepatan dengan 20 Syawal 1446 Hijriah. Umat muslim masih memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan ibadah sunah puasa enam hari secara berurutan di bulan Syawal.
Baca juga: Apakah Puasa Syawal Harus 6 Hari Berturut-turut? Ini Faktanya
Doa puasa 6 hari bulan Syawal sebenarnya merupakan niat puasa. Layaknya niat ibadah dalam ajaran Islam, niat puasa Syawal pun perlu karena Allah Swt. sebab muslim hanya beribadah kepada Allah. (AA)
