Konten dari Pengguna

Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan dan Ibadah Sunah yang Dianjurkan

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan, sumber gambar unsplash/Taliwang Mengaji
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan, sumber gambar unsplash/Taliwang Mengaji

Doa puasa hari ke-27 Ramadhan adalah amalan yang patut dilakukan oleh umat muslim. Hari ke-27 berkenaan dengan malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan memperbanyak berdoa.

Doa tersebut khususnya untuk meminta mendapatkan keutamaan dari lailatulqadar. Doa hari ke-27 Ramadhan dapat diamalkan mulai fajar hingga memasuki waktu berbuka puasa.

Bacaan Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan

Ilustrasi Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan, sumber gambar unsplash/Bimbingan Islam

Mengutip buku Ilmu Tauhid Menurut Dr. Zakir Naik, Ramadhani, dkk (2019), malam lailatulqadar bisa jatuh pada hari ke 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan. Adapun bacaan doa puasa hari ke-27 Ramadhan yang patut diamalkan, yakni sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ

Latin: Allâhummarzuqnî fîhi fadhla laylatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal 'usri ilal yusri waqbal ma'âdzîrî wa huththa 'anniyadz dzanba wal wizra yâ ra`ûfan bi'ibâdihîsh shâlihîn

Artinya: "Ya Allah, berkahilah aku di bulan ini dengan mendapatkan lailatulqadar. Ubah arah hidupku dari hidup yang susah menjadi mudah. Terimalah segala permohonan maafku dan hapuskan dosa-dosa dan kesalahanku. Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba-Nya yang saleh.”

Ibadah Sunah yang Dianjurkan saat Hari ke-27 Ramadan

Ilustrasi Doa Puasa Hari ke-27 Ramadhan, sumber gambar unsplash/Gr Stocks

Ada banyak ibadah sunah yang bisa dikerjakan saat Hari Puasa ke-27 Ramadan. Beberapa ibadah yang sangat dianjurkan, yaitu:

1. Iktikaf

Iktikaf merupakan ibadah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah Saw. sangat menganjurkan agar umat muslim menjalankan itikaf, terutama di 10 hari terakhir Ramadan.

2. Memperbanyak Sedekah

Sedekah mempunyai keutamaan yang sangat besar, apalagi jika dilakukan di 10 hari terakhir Ramadan. Bersedekah bbisa dilakukan dengan menolong fakir miskin, memberi makanan orang yang berpuasa, dan lain-lain.

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, "Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Memperbanyak Salat dan Doa

Rasulullah Saw meningkatkan ibadah malamnya di 10 malam terakhir Ramadan. Beliau menghidupkan Ramadan dengan menjalankan salat malam, berdoa, dan membaca Al-Qur'an.

Aisyah RA, berkata: "Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir (Ramadan), Rasulullah saw menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Memperbanyak Zikir

Berzikir adalah amalan yang sangat mudah dilakukan dan pahalanya bernilai besar. Bacaan zikir yang dianjurkan untuk dibaca, yaitu istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil.

5. Membaca dan Tadabbur Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an juga termasuk amalan yang sebaiknya tidak dilewatkan. Dalam hadis dari Ibnu Abbas RA:

"Jibril menemui Nabi saw setiap malam di bulan Ramadan dan bertadarus Al-Qur'an bersamanya." (HR. Bukhari)

Baca juga: 5 Keutamaan Tadarus Alquran di Bulan Ramadhan

Doa puasa hari ke-27 Ramadhan yang disebutkan di atas bisa diamalkan oleh umat muslim. Dengan begitu, diharapkan dapat memperoleh keutamaan malam lailatulqadar. (DLA)