Konten dari Pengguna

Doa Qunut Nazilah: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa qunut nazilah. Sumber: masjid maba/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa qunut nazilah. Sumber: masjid maba/unsplash

Bacaan doa qunut nazilah adalah amalan yang dapat dibaca saat menunaikan salat. Bacaan doa ini dianjurkan untuk diamalkan saat seseorang atau kelompok tertentu mengalami musibah, pandemi, wabah, dan semacamnya.

Qunut nazilah dapat diamalkan utamanya pada salat subuh dan salat witir pada separuh akhir bulan Ramadan serta pada saat salat fardu.

Bacaan Doa Qunut Nazilah

Ilustrasi doa qunut nazilah. Sumber: masjid pogung dalangan/unsplash

Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw membaca doa qunut (nazilah) selama sebulan berturut-turut dalam salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh selepas mengucapkan: ‘Sami’allahu liman hamidah’ di rakaat terakhir.

Beliau mendoakan kehancuran bani Sulaim, (yaitu) suku Ri’il, Dzakwan, dan ‘Ushayyah, dan orang-orang di belakangnya mengucapkan “Aamin”. Pernyataan ini bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan Imam Ahmad.

Sebab, turun hadis ini berkaitan dengan permintaan suku Ri’il, Dzakwah, Ushayyah, dan Lahyan kepada Rasulullah saw agar mengirimkan para penghafal Al-Qur’an untuk mengajarkan Islam dan di riwayat lain untuk melawan musuh.

Rasulullah saw kemudian mengabulkan permintaan tersebut dengan mengirimkan 70 penghafal Al-Qur’an. Namun, ketika berada sebuah kawasan bernama Bi’ir Ma’unah, penghafal Al-Qur'an dibunuh dan dikhianati oleh suku-suku Arab tersebut.

Kejadian ini sampai kepada Rasulullah saw, maka beliau melakukan qunut nazilah selepas salat untuk mendoakan kecelakaan terhadap suku-suku Arab tersebut.

Walaupun hadis ini dilatarbelakangi oleh peristiwa khusus, namun secara keumuman lafaz dapat dijadikan dalil anjuran membaca qunut nazilah saat terjadi musibah maupun wabah penyakit yang menelan banyak korban.

Mengutip laman resmi Kemenag (https://kemenag.go.id/), Rasulullah saw membaca doa qunut (nazilah) selama sebulan berturut-turut menunjukkan qunut nazilah tidak disyariatkan selamanya, tapi disyariatkan ketika terjadi musibah besar, seperti wabah penyakit, bencana alam, dan lainnya.

Bagi umat muslim yang ingin mengamalkannya, berikut adalah bacaan doa qunut nazilah dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.

اَللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahummahdini fi man hadait, wa afini fi man 'afait wa tawallani fi man tawallait, wa barikli fi ma a'thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha alaik, wa innahu la yadzillu man walait, wa la yaizzu man adait, tabarakta rabbana wa ta'alait, fa lakalhamdu 'ala ma qadhait, astgahfiruka wa atubu ilaik.

Allahummadfa' annal ghala'a wal waba'a wal fakhsya'a wal munkar was syuyufal mukhtalifata was syadaidal mihan, ma dzhara minha wa ma bathana, min baladina hadza khassah, wa min buldanil muslimina aammah, innaka ala kulli syai'in qadir, wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wal hamdulillahi rabbil 'alamin.

Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.

Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

Baca Juga: Doa Pulang Haji untuk Tamu yang Datang Tulisan Arab dan Penuh Makna

Itulah doa qunut nazilah yang dapat diamalkan umat muslim. Konflik antara Palestina dan Israel yang terus berlanjut dapat dijadikan alasan untuk mengamalkan doa ini. (ARD)