Konten dari Pengguna

Doa Sayyidul Istighfar: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Sayyidul Istighfar. Sumber: Unsplash/Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Sayyidul Istighfar. Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Doa sayyidul istighfar merupakan sarana bagi umat muslim untuk memohon ampunan kepada Allah Swt. Manusia sebagai makhluk yang lemah dan memiliki hawa napsu sering kali membuat dosa, baik secara sadar maupun tidak.

Salah satu contoh adalah banyak mengeluh, sehingga lupa terhadap nikmat Allah, seperti nikmat sehat, napas, dan lainnya. Hal itu membuat manusia menjadi makhluk yang lekat dengan dosa sehingga Islam mengajarkan untuk selalu memohon ampunan Allah Swt.

Doa Sayyidul Istighfar yang Dibaca saat Meminta Ampunan Allah

Ilustrasi Doa Sayyidul Istighfar. Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Pemeluk agama Islam dapat memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu (sudah terjadi) dengan berbagai macam cara. Beberapa di antaranya adalah melafalkan doa memohon ampunan, salat taubat, dan/atau melafalkan doa sayyidul istighfar.

Dikutip dari buku 10 Amalan Inti Penghapus Dosa, El-Shafa (2020: 207 – 208), dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari yang berasal dari Syaddad bin Aus r.a., Rasulullah saw. menyatakan bahwa:

Barang siapa yang membaca sayyidul istighfar ini pada waktu siang dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum petang, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barang siapa yang membacanya pada waktu petang hari dengan penuh keyakinan kemudian meninggal dunia sebelum pagi, maka ia termasuk penduduk surga. (Imam An-Nawawi: 2009: 625).

Keutamaan tersebut membuat pemahaman tentang sayyidul istighfar menjadi kian penting. Dikutip dari laman NU Online, nu.or.id, berikut ini adalah sayyidul istighfar yang lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii. Wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘uudzu bika min syarri maa shana‘tu. Abuu’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abuu’u bidzanbii. Faghfirlii. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Arti sayyidul istighfar: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Baca juga: Doa Nabi Yunus: Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Umat muslim dapat membaca doa sayyidul istighfar saat siang atau petang hari. Hal yang paling utama adalah melafalkannya niat karena Allah Swt. dan selalu memanjatkan doa hanya kepada Allah. Wallahu a’lam bishawab. (AA)